Simple Mind, Simple Writing

Tag Merauke

Pegang Tangan Cari Coca-Cola

Lebaran masa kecil saya di Merauke bukan hanya tentang ketupat, baju baru, dan saling memaafkan. Bagi anak-anak, ia juga tentang satu perburuan kecil yang sangat serius: mencari rumah yang memberi minuman kaleng. “Woy, kam dapat Coca-Cola tu di mana?” Pertanyaan… Continue Reading →

Koci-Koci untuk Yana

Ada orang-orang yang tidak lama tinggal dalam hidup kita, tetapi entah bagaimana, mereka tidak pernah benar-benar pergi. Ingatan saya tentang Yana bermula dari TK Al Hikmah Spadem. Saya tidak tahu persis umur kami waktu itu. Barangkali empat atau lima tahun…. Continue Reading →

Aturan Bulu Tangan

Waktu kecil, ada hal-hal yang saya percaya bukan karena benar, tapi karena Bapa yang mengatakannya. Bulan puasa selalu punya tiga suara yang paling saya ingat: suara orang bangun sahur, suara sendok di meja makan sebelum subuh, dan suara sandal orang… Continue Reading →

Harta Karun dari Pesawat

Rumah kami dulu hanya sekitar satu setengah kilometer dari bandara. Cukup dekat untuk membuat pesawat-pesawat yang lewat terasa seperti bagian dari hidup sehari-hari. Waktu itu Merauke masih sepi. Langit terasa lebih lapang. Pohon-pohon masih banyak. Kendaraan belum seramai sekarang. Kalau… Continue Reading →

Makanya Ko Belajar Baca

Ada satu kalimat Mama yang, waktu diucapkan, mungkin beliau sendiri tra sangka akan tinggal lama sekali di kepala saya: “Makanya ko belajar baca.” Kalimat itu muncul gara-gara film kungfu. Waktu saya masih kecil, rumah kami sudah punya video player Betamax,… Continue Reading →

Minyak Tawon dan Celengan Kaleng

Celengan kaleng dan Minyak Tawon adalah dua benda dari masa kecil yang sampai hari ini masih bisa membawa saya pulang ke satu sore di Merauke. Dulu di Merauke, rumah kami seperti berdiri di pinggir kesunyian. Kalau saya bilang kami cuma… Continue Reading →

Pemprov Papua Kaget 61 Anak Asmat Meninggal karena Gizi Buruk

KLB Gizi Buruk Asmat

Kaget? Makanya, buka mata buka telinga.

Ndak usah beli kembang api… biar orang lain yang keluar duit, orang lain yang bakar, orang lain yang tanggung resiko kecelakaan… kita cukup ikut menikmati warna-warninya di angkasa

« Older posts

© 2026 Antarnisti — Powered by WordPress

Theme by Anders NorenUp ↑