Telur Bakar
Umur saya dan Kaka Ham terpaut empat tahun. Kami tidak pernah satu sekolah, kecuali di SD. Waktu saya kelas tiga SMP, dia lulus SMA dan melanjutkan kuliah ke Makassar. Mama ikut mengantarnya. Perginya bukan…
Fragments of Memory
Umur saya dan Kaka Ham terpaut empat tahun. Kami tidak pernah satu sekolah, kecuali di SD. Waktu saya kelas tiga SMP, dia lulus SMA dan melanjutkan kuliah ke Makassar. Mama ikut mengantarnya. Perginya bukan…
Batavia, penghujung abad sembilan belas. Malam itu hujan tak jadi-jadi. Soma berdiri di bawah bayang-bayang pabrik yang mengembuskan asap, mesin-mesin milik Meneer Van Doorn, seorang penemu yang namanya disebut orang pribumi dengan nada setengah…
Ponsel tergeletak di atas meja kayu. Getarannya pelan. Lela menatapnya. Jemarinya terbiasa membuka layar itu. Di seberang kota, Ringga mematikan lampu meja. Janggut dan cambangnya putih, menipis. Hanya teh hangat dan buku catatan tua…
Ada satu adegan lama yang selalu muncul dalam ingatan saya setiap kali nama Lionel Messi disebut bersamaan dengan kata final. Tahun 2006, di Jerman, seorang bocah kurus bernomor punggung sembilan belas duduk di bangku…
Pukul tiga dini hari, ketika kebanyakan orang di negeri ini masih terlelap, saya duduk sendirian menghadap layar, menunggu satu malam yang saya kira akan menjadi penutup agung bagi sebuah musim raya sepak bola dunia.…
Waktu SMP saya pernah merakit sepeda sendiri. Rangkanya saya beli terpisah. Garpu depan warna chrome. Pelek bintang merah. Dan yang paling saya suka, catnya. Saya membeli piloks hitam arang, lalu mengecat sendiri rangkanya sampai…
Kelas 2-C SMA Negeri Desa Wonoraharja bukanlah tempat untuk anak-anak pintar yang dingin. Di sudut bangku kayu yang sudah dicorat-coret tipex, Kasman dan Parti menghabiskan masa remaja dengan cara yang membuat guru wali kelas…
Begitu sandal kami dilepas di teras, Mama langsung tahu kami baru pulang dari Lapangan Jawa. Debu halus menempel sampai ke sela-sela jari kaki. Betis, celana, bahkan leher ikut berdebu. Kalau angin dari arah Pantai…
Langit sore di atas Balai Desa menggantung berat, warna abu-abu tembaga yang menjanjikan hujan namun enggan tumpah. Di dalam ruangan, bau keringat bercampur aroma balsem dan minyak kayu putih menguar tajam. Dua puluh kepala…