Mosaik Ingatan 10 menit baca
Post Jun 21, 2026

Kelas 1A yang Sumpek

Hari pertama masuk SD tidak selalu dimulai dengan tangisan. Ada yang dimulai biasa saja, lalu pelan-pelan menjadi sumpek ketika pintu kelas ditutup. Tahun 1986, saya masuk SD Negeri Cenderawasih Spadem. Orang-orang lebih sering menyebutnya…

3 menit baca
Post Jun 20, 2026

Rapuhnya Janji Perdamaian Versailles

Orang-orang bersorak, merayakan secarik kertas yang ditandatangani di Istana Versailles antara Amerika Serikat dan Iran. Mereka menyebutnya sebuah fajar baru, sebuah harapan bagi miliaran manusia yang selama ini dicekam ketakutan akan perang. Saya melihat…

2 menit baca
Post Jun 19, 2026

Satu Guru, Tiga Ideologi

Soekarno, Musso, dan Kartosuwiryo pernah tinggal di bawah atap yang sama. Mereka menetap di rumah H.O.S. Tjokroaminoto di Gang Peneleh VII, Surabaya. Tjokroaminoto menjadi guru bagi ketiganya. Ia menanamkan semangat perlawanan terhadap kolonialisme. Rumah…

Mosaik Ingatan 10 menit baca
Post Jun 18, 2026

Buku Tulis dari Fanda

Buku tulis pernah menjadi kotak pos paling rahasia dalam hidup saya. Di antara halaman matematika, catatan IPA, atau latihan Bahasa Indonesia, bisa terselip selembar surat yang membuat satu hari sekolah terasa berbeda. Dari luar,…

3 menit baca
Post Jun 16, 2026

Selat Hormuz yang Belum Selesai

Perang, pada akhirnya, adalah tentang bagaimana kita menghitung kerugian di atas puing-puing yang tersisa. Selama tiga bulan terakhir, dunia menahan napas. Selat Hormuz, arteri vital yang mengalirkan nadi energi bumi, mendadak tersumbat. Harga minyak…

2 menit baca
Post Jun 15, 2026

Yasin Ayari: Sebuah Gol, Sebuah Akar

Sepak bola, pada dasarnya, adalah sebuah teater yang berisik. Di sana, kegembiraan adalah komoditas yang meledak-ledak. Ketika bola menggetarkan jaring, lazimnya seorang pemain akan berlari ke sudut lapangan, menanggalkan kaus, atau menari dengan koreografi…

Mosaik Ingatan 8 menit baca
Post Jun 14, 2026

Tujuh Menit Sebelum Tarawih

Di balik mimbar kayu berlapis kain beludru hijau, kaki saya gemetar. Untung orang-orang hanya melihat wajah saya. Saya berdiri di depan jamaah Masjid Spadem, beberapa menit sebelum sholat tarawih dimulai. Masjid penuh sesak, jauh…