Category: Puisi dan Prosa

2 menit baca
Post Jul 17, 2026

Langkah Tertatih Menuju Keabadian

Kelas 2-C SMA Negeri Desa Wonoraharja bukanlah tempat untuk anak-anak pintar yang dingin. Di sudut bangku kayu yang sudah dicorat-coret tipex, Kasman dan Parti menghabiskan masa remaja dengan cara yang membuat guru wali kelas…

4 menit baca
Post Jul 10, 2026

Potret Hitam Putih Indira

Toko buku loak milik Pak Hendrawan terhimpit di antara deretan kedai fotokopi lama dan warung soto madura yang pintunya sudah digembok sejak pukul sembilan malam. Gang sempit bernama Jalan Macanan itu luput dari ingatan…

4 menit baca
Post Jul 9, 2026

Jejak Darah Terpendam Waktu

Debu tebal melapisi map-map tua di gudang arsip kepolisian daerah. Kertas-kertas itu menguning, rapuh oleh waktu yang tidak pernah peduli pada kebenaran. Di sana, di dalam amplop tersegel atau di bawah kuku korban yang…

5 menit baca
Post Jul 1, 2026

Ayah Mencintai Hujan

Namanya Tomi. Bagi orang-orang, ia adalah Om Tomi. Bagiku, ia adalah Ayah. Dua bulan mungkin waktu yang terlalu singkat bagi orang lain, namun cukup bagiku untuk mengenali suara derit kursinya, langkahnya ke dapur, dan…

1 menit baca
Post Jun 28, 2026

Perempuan di Balik Kelindan Awan

Perempuan itu mengejar rembulan di sakunya, terselip sajak-sajak kurus yang ia tulis dari sisa malam yang gagal padam seperti rahasia yang ia titipkan pada embun sebelum pagi menghapus jejaknya di daun-daun yang gemetar. Ia…

3 menit baca
Post Mar 23, 2026

Bayu di Balik Kabut

Di ruang keluarga yang dingin di pinggiran Semarang, aku menatap bingkai foto tua yang tergantung miring. Ada Bayu di sana. Dulu, dia anak yang tumbuh dengan cahaya di matanya. Cerdas, murah hati, dan selalu…

2 menit baca
Post Nov 3, 2025

Sore yang Basah di Ujung Bangku

Sore baru beranjak naik, merayap malas di antara sela gedung yang angkuh. Masih terlalu awal bagi kegelapan untuk menjamah, tetapi lampu mobil sudah mulai berpijar, berjuang membelah kabut yang memakan jarak pandang. Segala rupa…

3 menit baca
Post Oct 10, 2025

Runtuhnya Mantra Gadis Bodoh

Di rumah kami yang pengap di pinggiran Solo, sebuah mantra jahat menggantung di udara seperti asap dapur yang tak kunjung hilang. “Dasar gadis bodoh.” Empat kata itu meluncur setiap kali aku melakukan kesalahan sekecil…

3 menit baca
Post Sep 10, 2025

Melampaui Batas Monster dalam Ingatan

Lantai kamar itu terasa sedingin es di kulit Saras. Dia meringkuk seperti janin, memeluk lututnya sendiri, sementara isak tangis yang tertahan selama berminggu-minggu akhirnya pecah menjadi raungan yang menyayat. Di ambang pintu, Baskoro mematung.…