Category: Opini dan Esai

Kumpulan opini yang kadang-kadang saya tulis dalam esai sederhana, kadang-kadang dalam cuitan iseng. Hanya pendapat pribadi, bukan memanggil perdebatan.

2 menit baca
Post Aug 31, 2026

Antara Piring dan Pilihan

Sebuah kebijakan tidak cukup lahir dari niat baik saja. Konstitusi menuntut negara hadir, tapi juga menuntutnya tepat sasaran. Program Makan Bergizi Gratis, yang digagas pemerintahan Prabowo Subianto, pada dasarnya menjanjikan. Konsepnya sejalan dengan semangat…

4 menit baca
Post Aug 30, 2026

Inter dan Utang yang Menjatuhkan Suning

Inter Milan tidak berpindah tangan dalam semalam. Empat tahun prosesnya berjalan, pelan-pelan, seperti air yang meresap ke dasar rumah sebelum akhirnya fondasinya retak. Mulanya, Tiongkok menarik diri dari investasi sepak bola luar negeri. Lalu…

3 menit baca
Post Aug 19, 2026

Andaikan Tak Ada yang Berani

Bayangkan sebuah negeri. Setiap keputusan turun, dan semua kepala mengangguk. Tidak ada yang bertanya. Tidak ada yang mengangkat tangan. Tidak ada yang berbisik bahwa kebijakan itu perlu ditinjau ulang. Keheningan semacam itu, kalau dibiarkan…

3 menit baca
Post Jul 24, 2026

Kuota Internet Abadi Milik Pribadi?

Sembilan hakim berjubah hitam duduk di ruang sidang yang dingin, membacakan sesuatu yang seharusnya sudah diketahui setiap penjual pulsa di pinggir jalan sejak dua dekade lalu: barang yang sudah dibayar lunas adalah milik yang…

4 menit baca
Post Jul 22, 2026

Murid Tukang Mesin

Batavia, penghujung abad sembilan belas. Malam itu hujan tak jadi-jadi. Soma berdiri di bawah bayang-bayang pabrik yang mengembuskan asap, mesin-mesin milik Meneer Van Doorn, seorang penemu yang namanya disebut orang pribumi dengan nada setengah…

5 menit baca
Post Jul 20, 2026

Messi dan Sentuhan yang Menghilang

Ada satu adegan lama yang selalu muncul dalam ingatan saya setiap kali nama Lionel Messi disebut bersamaan dengan kata final. Tahun 2006, di Jerman, seorang bocah kurus bernomor punggung sembilan belas duduk di bangku…

3 menit baca
Post Jun 30, 2026

Debu Abadi Menertawakan Romansa Kita

Enam ribu tahun. Sebuah durasi yang cukup untuk mengubah peradaban menjadi debu, membiarkan sungai berganti haluan, dan menghapus memori tentang siapa manusia-manusia malang ini sebenarnya. Di tanah dekat Mantua, Italia, sepasang kerangka ditemukan terkunci…