Bongkar Pasang Kebohongan di Balik Penanganan Krisis

Perang melawan korona belum lagi berkobar, namun para korban sudah habis dicincang lidah masyarakat. Kita menyaksikan pemandangan getir saat seorang pejabat di Depok dengan entengnya membocorkan alamat dua warga yang terjangkit virus. Dalam hitungan detik, gawai warga berbunyi nyaring mengirimkan foto, pekerjaan, hingga riwayat kesehatan korban.

Privasi terinjak-injak di bawah kaki euforia gosip yang menjijikkan.

Data itu tidak menolong siapa pun. Ia tidak membuat orang menjadi lebih waspada. Ia hanya memuaskan dahaga segelintir orang yang hobi mengunyah nestapa sesama. Hukum berteriak pelanggaran, namun nurani sudah telanjur mati suri.

Di negara yang belajar dari akal sehat, lokasi jejak pasien hanya dibuka saat sterilisasi berlangsung. Tidak ada pamer data. Pemerintah di sana bekerja senyap melakukan penelusuran kontak. Di sini, pejabat justru berlomba menjadi penyebar rumor pertama. Mereka bertindak seolah sedang memberikan laporan cuaca, padahal sedang mengurus nyawa manusia.

Informasi sepotong dari para penguasa menjadi bahan bakar hoaks yang meledak di mana-mana. Kita melihat mereka gelagapan saat diminta keterangan lebih dalam. Ketidaksinkronan kronologi menjadi saksi bisu betapa amburadulnya kerja pemerintah sejak awal.

Satu pasien terdeteksi, namun bagaimana dengan orang-orang di tempat dansa itu? Virus tidak menunggu izin pemerintah untuk melompat dari satu napas ke napas lain.

Kejanggalan berlanjut di Cianjur. Seorang pria dinyatakan negatif virus setelah pemeriksaan sampel darah. Para ahli sudah berteriak sejak lama bahwa darah bukanlah alat yang tepat untuk mendeteksi virus ini. Namun, standar prosedur yang meragukan tetap mereka jalankan.

Prosedur yang keliru adalah jalan pintas menuju bencana.

Kita berada dalam cengkeraman kekacauan yang lahir dari ketidakcakapan birokrasi. Kegawatan tidak mengenal kompromi, namun para penguasa kita justru asyik bermain-main dengan ketidaktahuan. Imbauan untuk tidak panik terdengar seperti nyanyian kosong di tengah badai.

Pemerintah menutupi lubang dengan tanah yang lebih rapuh. Mereka menyembunyikan retakan bencana sebelum semuanya hancur berantakan. Tidak ada lagi tempat untuk berlindung jika kecakapan kerja tetap menjadi barang langka di kantor-kantor pemerintahan.

Kita sedang menabung bom waktu yang sebentar lagi meledak tepat di depan mata.

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Plus Exclusive Smilies 3.0 Kaskus-style Large Kaskus-style Small Standard Smilies
:welcome
:terimakasih
:tepuktangan
:tepar
:sudahkuduga
:siapgan
:semangat
:sale
:pertamax
:pencet
:paket
:nyantai
:nulisah
:monggo
:merdeka
:kangen
:jones
:insomnia
:hargapas
:goyang
:garudadidadaku
:gagalpaham
:gaasik
:dor
:cih
:ceyem
:butuhpacar
:bokek
:belumtidur
:batik
:banggapakebatik
:ayoindonesia
:ngamuk
:lemparbata
:keepposting
:hansip
:cendolgan
:bigkiss
:xmas
:wow
:wkwkwk
:wakaka
:ultahhore
:ultah
:travel
:toast
:telolet4
:telolet3
:telolet2
:telolet1
:takut
:sup:
:sup2
:sorry
:shakehand2
:selamat
:salamkenal
:salaman
:salahkamar
:request
:repost:
:repost2
:repost
:recsel
:rate5
:peluk
:omtelolet
:nyepi
:nosara
:nohope
:ngakak
:ngacir2
:ngacir
:najis
:motret
:mewek
:matabelo
:marigerak
:marah
:malu
:maafaganwati
:maafagan
:lehuga
:kts:
:kr
:kiss
:kimpoi
:ketupat
:kbgt:
:kacau:
:jrb:
:imlek2
:imlek
:ilovekaskus
:iloveindonesia
:hoax
:hn
:hammer
:hai
:games
:entahlah
:dp
:cystg
:cool
:coblos
:cipok
:cendolbig
:cendol
:cekpm
:cd:
:cd
:catchemall:
:bola
:bingung
:bigo:
:betty
:berduka
:bedug
:batabig
:babygirl
:babyboy1
:babyboy
:angpau
:angel
:2thumbup
:1thumbup
:malu2
:siul
:newyear
:alay
:hoax2
:hope
:hotrit
:lapar
:mahongintip
:mewek2
:nerd
:pertamax
:rate
:sungkem
:supermaho
:thanks2
:tkp
:Yb
:takuts
:sundulgans
:shutups
:reposts
:ngakaks
:najiss
:malus
:mads
:kisss
:ilovekaskuss
:iloveindonesias
:hammers
:cendols
:cendolb
:cekpms
:capedes
:bookmarks
:bingungs
:bettys
:berdukas
:berbusas
:batas
:bata
:armys
:addfriends
:)b
;)
:wowcantik
:tv
:thumbup
:thumbdown
:think:
:tai
:tabrakan:
:table:
:sun:
:siul
:shutup:
:shakehand
:rose:
:rolleyes
:ricebowl:
:rainbow:
:rain:
:present:
:Phone:
:Peace:
:Paws:
:p
:Onigiri
:o
:norose:
:nohope:
:ngacir:
:moon:
:metal
:medicine:
:matabelo:
:malu:
:mad
:linux2:
:linux1:
:kucing:
:kissmouth
:kissing:
:kimpoi:
:kagets:
:hi:
:heart:
:hammer:
:gila:
:genit
:fuck:
:fuck3:
:fuck2:
:frog:
:fm:
:flower:
:exclamati
:email
:eek
:doctor
:D
:cool:
:confused
:coffee:
:clock
:ck
:buldog
:breakheart
:bingung:
:bikini
:berbusa
:beer:
:baby:
:babi:
:army
:anjing:
:angel:
:amazed:
:afro:
:)
:(