Author: Tom Antarnisti

People call me WEIRD because I love being lonely with no one around me.
Mosaik Ingatan 3 menit baca
Post Aug 14, 2026

Gara-Gara Daun Pisang

Kalau pulang sekolah dan tidak ada teman main, saya pasti ke belakang rumah. Di sana ada gudang tempat Bapa menyimpan kayu balok, papan, dan peralatan tukang. Tepat di samping gudang tersebut berdiri kandang kambing.…

6 menit baca
Post Aug 13, 2026

Kungkang Si Paling Slow Living

Tak ada binatang yang reputasinya seburuk kungkang soal urusan gerak. Enam spesiesnya, tinggal di hutan-hutan Brasil dan Panama, bergerak tanpa sedikit pun terburu-buru, seolah sudah lama berdamai dengan hidup yang berjalan dalam gerakan lambat.…

2 menit baca
Post Aug 10, 2026

[Lagu] My Lighthouse

[Acoustic Guitar and Tambourine Intro] [Verse 1] [Deep Smooth Male Vocals] My steps falter upon the damp, grey expanse, Where longing often loses its way back home. The hallway of solitude devours the remnants…

3 menit baca
Post Aug 9, 2026

Kain Ihram

Panas menggigit ubun-ubun. Riandi Irawan berjalan pelan di antara jutaan kepala yang bergerak searah, pulang dari jumrah menuju maktab. Kerikil kecil masih menempel di sela sandalnya, ikut terseret setiap langkah. Di tepi jalan, seorang…

Mosaik Ingatan 2 menit baca
Post Aug 7, 2026

Jangan Terlalu Bagus

"Pa, kasih jelek-jelek sedikit." Bapa menoleh dari batok kelapa di tangannya, permukaannya baru saja dipernis. Ia tertawa. "Biar dapat nilai bagus." Sore itu saya duduk di garasi, tempat Bapa menyimpan alat-alat tukang, kayu sisa,…

1 menit baca
Post Aug 6, 2026

[Lagu] Sudikah (Engkaulah Dia) – Versi 3

[Acoustic Guitar and Tambourine Intro] [Verse] [Deep Smooth Male Vocals] Engkaulah dia Yang semburat merah menggurat pipinya Di balik tirai jendela seberang sana [Chorus] [Breezy Dream Pop Strumming] Sudikah engkau, Temaniku melukis bianglala di…

4 menit baca
Post Aug 5, 2026

Bola Kristal Jeane Dixon

Di ruang makan utama Hotel Mayflower, malam itu, dua puluh dua November 1963, tiga perempuan duduk semeja. Jeane Dixon tidak menyentuh piringnya. "Jangan melamun. Makan, dong. Kamu kayak orang takut gemuk," kata Nyonya Kaufmann.…