Bayang Bayang Kelam di Balik Kabel Bawah Laut Papua

Papua kembali gelap. Internet mati.

Telkom berdalih soal kabel bawah laut yang putus tujuh ratus kilometer jauhnya dari Sarmi. Mereka membutuhkan waktu satu bulan penuh untuk sekadar memulai perbaikan. Publik di tanah Papua tidak percaya. Kecurigaan tumbuh subur di tengah defisit kepercayaan yang semakin lebar antara Jakarta dan rakyat di sana.

Suara-suara sumbang di media sosial memang sering membuat penguasa di Jakarta gerah. Membungkam akses digital menjadi jalan pintas paling murah bagi mereka yang alergi terhadap kritik. Ketiadaan sinyal memicu rumor dan berita bohong liar tanpa kendali. Inilah buah dari kepanikan pemerintah yang memilih memutus komunikasi alih-alih merangkul dialog.

Sekretaris daerah setempat berteriak minta warga tidak percaya rumor. Dia menyebut pemadaman sebagai keadaan memaksa. Lucu sekali. Sejarah mencatat pemadaman internet di Papua bukan barang baru. Orang-orang sudah hafal polanya.

Jakarta memang punya hobi lama mengisolasi Papua. Mereka melarang jurnalis asing datang. Mereka menutup pintu rapat-rapat seolah tanah itu wilayah yang harus disembunyikan dari mata dunia. Kebijakan ini sudah usang. Zaman telah berubah, internet merangsek masuk ke relung-relung tersembunyi, dan mata dunia kini bisa mengawasi apa yang terjadi di sana lewat layar ponsel.

Elite lokal pun berpesta di atas penderitaan rakyat. Dana otonomi khusus mengalir ke kantong-kantong pribadi dan kroni mereka. Menjelang akhir masa berlaku status otonomi khusus bulan November nanti, manuver politik kian gila. Mereka mendesak pemerintah pusat untuk memperpanjang status istimewa tersebut. Sri Mulyani menyetujui perpanjangan dana dengan syarat transparansi yang lebih ketat. Sebuah janji manis yang belum tentu berujung pada perbaikan.

Pemerintah Jakarta gagal belajar dari sejarah Timor Timur. Pelanggaran hak asasi manusia, korupsi yang merajalela, dan isolasi wilayah menjadi racun yang menghancurkan persatuan kita dulu. Mereka mengulangi kesalahan yang sama di Papua.

Papua bukan sekadar isu teknis kabel putus. Masalahnya jauh lebih dalam. Rakyat Papua merasa dianaktirikan sebagai warga negara. Kesenjangan ekonomi antara tanah itu dengan Pulau Jawa melebar bagai jurang. Secara kultural, banyak penduduk Papua merasa lebih dekat dengan saudara-saudara mereka di Pasifik. Melanesia adalah darah yang mengalir di nadi mereka, sesuatu yang asing bagi kebanyakan orang di Jakarta.

Jangan lagi membungkam suara rakyat dengan cara-cara primitif. Perbaiki kabel itu. Kembalikan akses internet. Demokrasi digital tidak bisa dipagari dengan kebisuan. Penguasa yang terus bersembunyi di balik isolasi hanya sedang menanam benih perpisahan yang lebih besar.

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Plus Exclusive Smilies 3.0 Kaskus-style Large Kaskus-style Small Standard Smilies
:welcome
:terimakasih
:tepuktangan
:tepar
:sudahkuduga
:siapgan
:semangat
:sale
:pertamax
:pencet
:paket
:nyantai
:nulisah
:monggo
:merdeka
:kangen
:jones
:insomnia
:hargapas
:goyang
:garudadidadaku
:gagalpaham
:gaasik
:dor
:cih
:ceyem
:butuhpacar
:bokek
:belumtidur
:batik
:banggapakebatik
:ayoindonesia
:ngamuk
:lemparbata
:keepposting
:hansip
:cendolgan
:bigkiss
:xmas
:wow
:wkwkwk
:wakaka
:ultahhore
:ultah
:travel
:toast
:telolet4
:telolet3
:telolet2
:telolet1
:takut
:sup:
:sup2
:sorry
:shakehand2
:selamat
:salamkenal
:salaman
:salahkamar
:request
:repost:
:repost2
:repost
:recsel
:rate5
:peluk
:omtelolet
:nyepi
:nosara
:nohope
:ngakak
:ngacir2
:ngacir
:najis
:motret
:mewek
:matabelo
:marigerak
:marah
:malu
:maafaganwati
:maafagan
:lehuga
:kts:
:kr
:kiss
:kimpoi
:ketupat
:kbgt:
:kacau:
:jrb:
:imlek2
:imlek
:ilovekaskus
:iloveindonesia
:hoax
:hn
:hammer
:hai
:games
:entahlah
:dp
:cystg
:cool
:coblos
:cipok
:cendolbig
:cendol
:cekpm
:cd:
:cd
:catchemall:
:bola
:bingung
:bigo:
:betty
:berduka
:bedug
:batabig
:babygirl
:babyboy1
:babyboy
:angpau
:angel
:2thumbup
:1thumbup
:malu2
:siul
:newyear
:alay
:hoax2
:hope
:hotrit
:lapar
:mahongintip
:mewek2
:nerd
:pertamax
:rate
:sungkem
:supermaho
:thanks2
:tkp
:Yb
:takuts
:sundulgans
:shutups
:reposts
:ngakaks
:najiss
:malus
:mads
:kisss
:ilovekaskuss
:iloveindonesias
:hammers
:cendols
:cendolb
:cekpms
:capedes
:bookmarks
:bingungs
:bettys
:berdukas
:berbusas
:batas
:bata
:armys
:addfriends
:)b
;)
:wowcantik
:tv
:thumbup
:thumbdown
:think:
:tai
:tabrakan:
:table:
:sun:
:siul
:shutup:
:shakehand
:rose:
:rolleyes
:ricebowl:
:rainbow:
:rain:
:present:
:Phone:
:Peace:
:Paws:
:p
:Onigiri
:o
:norose:
:nohope:
:ngacir:
:moon:
:metal
:medicine:
:matabelo:
:malu:
:mad
:linux2:
:linux1:
:kucing:
:kissmouth
:kissing:
:kimpoi:
:kagets:
:hi:
:heart:
:hammer:
:gila:
:genit
:fuck:
:fuck3:
:fuck2:
:frog:
:fm:
:flower:
:exclamati
:email
:eek
:doctor
:D
:cool:
:confused
:coffee:
:clock
:ck
:buldog
:breakheart
:bingung:
:bikini
:berbusa
:beer:
:baby:
:babi:
:army
:anjing:
:angel:
:amazed:
:afro:
:)
:(