Denting Piano di Balik Jendela

Deru mesin motor membelah udara lembap Jalan Melati. Di sudut persimpangan, Cafe Seruni berdiri tenang. Bau kopi tubruk beradu dengan aroma hujan yang baru saja membasahi aspal. Aruna duduk di depan piano tua, jemarinya menari di atas tuts yang kekuningan. Denting nada mengalir, mengisi ruang-ruang kosong di antara obrolan pelanggan yang sesekali tertawa. Aruna mencintai kesunyian ini, meski di luar sana hidup terus berpacu tanpa henti.

Malam itu, seorang pria duduk sendirian di meja pojok.

Dia tidak memesan apa pun selain segelas teh tawar. Matanya menatap Aruna, tajam namun teduh, seolah sedang membaca setiap not yang keluar dari bawah jemari wanita itu. Aruna menyadari kehadirannya, tapi dia membiarkan musiknya tetap bicara.

Setelah denting terakhir memudar, pria itu berdiri. Dia mendekat membawa setangkai bunga sedap malam.

“Musikmu bicara lebih jujur daripada kata-kata,” ujarnya lembut.

Aruna menerima bunga itu. Harumnya menyeruak, menenggelamkan bau apek kedai. “Terima kasih. Aku Aruna.”

Pria itu bernama Seno. Dia baru saja pindah ke kawasan ini untuk merampungkan naskah novel yang sudah bertahun-tahun terbengkalai. Mereka duduk berjam-jam setelah kedai tutup. Seno bercerita tentang tokoh-tokoh yang dia bunuh demi alur cerita. Aruna menceritakan ketakutannya akan panggung besar. Mereka menemukan kesamaan di antara tinta dan nada.

Waktu bergulir. Seno menjadi pengunjung tetap Cafe Seruni.

Setiap malam, Aruna memainkan lagu yang dia susun khusus untuk pria itu. Musik yang hanya mereka berdua pahami. Aruna melihat bagaimana tatapan mata Seno berubah setiap kali lagu mencapai puncak. Tidak ada lagi jarak di antara mereka.

Malam itu, lampu kedai meredup. Seno menggenggam tangan Aruna. Jemarinya kasar, penuh bekas pena.

“Hidupku berantakan sebelum mendengarkan lagu-lagumu, Aruna.”

Aruna menatap mata pria itu. Tidak ada keraguan lagi.

“Mari tulis cerita kita sendiri,” jawab Aruna.

Bibir mereka bersentuhan dalam sunyi yang panjang. Cafe Seruni menjadi saksi. Di luar, hujan berhenti. Malam menjadi milik mereka sepenuhnya, sebuah melodi yang tidak akan pernah berhenti berputar meski lampu-lampu kota sudah padam dan pelanggan telah lama pulang ke rumah masing-masing.

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Plus Exclusive Smilies 3.0 Kaskus-style Large Kaskus-style Small Standard Smilies
:welcome
:terimakasih
:tepuktangan
:tepar
:sudahkuduga
:siapgan
:semangat
:sale
:pertamax
:pencet
:paket
:nyantai
:nulisah
:monggo
:merdeka
:kangen
:jones
:insomnia
:hargapas
:goyang
:garudadidadaku
:gagalpaham
:gaasik
:dor
:cih
:ceyem
:butuhpacar
:bokek
:belumtidur
:batik
:banggapakebatik
:ayoindonesia
:ngamuk
:lemparbata
:keepposting
:hansip
:cendolgan
:bigkiss
:xmas
:wow
:wkwkwk
:wakaka
:ultahhore
:ultah
:travel
:toast
:telolet4
:telolet3
:telolet2
:telolet1
:takut
:sup:
:sup2
:sorry
:shakehand2
:selamat
:salamkenal
:salaman
:salahkamar
:request
:repost:
:repost2
:repost
:recsel
:rate5
:peluk
:omtelolet
:nyepi
:nosara
:nohope
:ngakak
:ngacir2
:ngacir
:najis
:motret
:mewek
:matabelo
:marigerak
:marah
:malu
:maafaganwati
:maafagan
:lehuga
:kts:
:kr
:kiss
:kimpoi
:ketupat
:kbgt:
:kacau:
:jrb:
:imlek2
:imlek
:ilovekaskus
:iloveindonesia
:hoax
:hn
:hammer
:hai
:games
:entahlah
:dp
:cystg
:cool
:coblos
:cipok
:cendolbig
:cendol
:cekpm
:cd:
:cd
:catchemall:
:bola
:bingung
:bigo:
:betty
:berduka
:bedug
:batabig
:babygirl
:babyboy1
:babyboy
:angpau
:angel
:2thumbup
:1thumbup
:malu2
:siul
:newyear
:alay
:hoax2
:hope
:hotrit
:lapar
:mahongintip
:mewek2
:nerd
:pertamax
:rate
:sungkem
:supermaho
:thanks2
:tkp
:Yb
:takuts
:sundulgans
:shutups
:reposts
:ngakaks
:najiss
:malus
:mads
:kisss
:ilovekaskuss
:iloveindonesias
:hammers
:cendols
:cendolb
:cekpms
:capedes
:bookmarks
:bingungs
:bettys
:berdukas
:berbusas
:batas
:bata
:armys
:addfriends
:)b
;)
:wowcantik
:tv
:thumbup
:thumbdown
:think:
:tai
:tabrakan:
:table:
:sun:
:siul
:shutup:
:shakehand
:rose:
:rolleyes
:ricebowl:
:rainbow:
:rain:
:present:
:Phone:
:Peace:
:Paws:
:p
:Onigiri
:o
:norose:
:nohope:
:ngacir:
:moon:
:metal
:medicine:
:matabelo:
:malu:
:mad
:linux2:
:linux1:
:kucing:
:kissmouth
:kissing:
:kimpoi:
:kagets:
:hi:
:heart:
:hammer:
:gila:
:genit
:fuck:
:fuck3:
:fuck2:
:frog:
:fm:
:flower:
:exclamati
:email
:eek
:doctor
:D
:cool:
:confused
:coffee:
:clock
:ck
:buldog
:breakheart
:bingung:
:bikini
:berbusa
:beer:
:baby:
:babi:
:army
:anjing:
:angel:
:amazed:
:afro:
:)
:(