Jejak Langkah yang Terpatri di Trotoar Kota

2 menit baca

Rak buku di Gramedia itu terasa seperti benteng pertahanan. Di depannya, laki-laki berbaju hitam itu berdiri mematung. Jemarinya menelusuri punggung buku Pedang Langit dan Golok Naga karya Jin Yong. Matanya tidak berkedip, tenggelam dalam dunia pendekar, jurus-jurus silat, dan kehormatan yang ia baca berkali-kali. Baginya, dunia wuxia adalah pelarian paling nyaman.

Satu jam berlalu. Jam tangan di pergelangan tangannya sudah berputar bosan.

Bunyi bip nyaring memecah konsentrasi. Sebuah pesan masuk di layar ponsel Nokia hitamnya. Dia membalas dengan cepat, memberitahu posisi persisnya di lorong rak terjemahan. Tak lama, aroma parfum vanila samar mendekat. Sepasang sepatu flat mendarat di lantai kayu toko buku.

“Hai?”

Dia menoleh. Perempuan itu berdiri di sana. Rambutnya sebahu, hitam berombak, membingkai wajah yang entah kenapa terasa jauh lebih hidup dibandingkan foto Friendster yang sempat ia intip minggu lalu. Mereka bersalaman. Dingin kulit tangan perempuan itu beradu dengan telapak tangannya yang hangat. Tidak ada kilat petir atau musik latar yang dramatis, hanya suasana toko buku yang riuh rendah oleh suara pengunjung lain.

Mereka melangkah keluar. Dia sengaja berjalan setengah langkah di belakang. Matanya mencuri pandang ke arah punggung perempuan itu. Kemeja abu-abu gelap dengan motif garis abstrak tampak pas membalut tubuhnya. Saat perempuan itu melangkah, pinggulnya bergerak ritmis, kontras dengan tubuhnya yang mungil. Ada kesan padat yang menggemaskan di sana.

“Kamu suka sekali baca buku berat, ya?” perempuan itu tertawa. Lesung pipinya menyembul, dalam dan dalam.

“Bukan berat. Ini soal takdir. Pendekar selalu punya jalan pulang,” sahutnya, sok bijak, padahal jantungnya berdegup kencang.

Mereka sampai di depan jalan raya yang padat. Klakson angkot bersahutan, asap knalpot mengepul tipis di udara sore. Perempuan itu ingin menyeberang menuju toko alat tulis di seberang jalan. Tanpa banyak bicara, dia memberanikan diri meraih tangan kanan perempuan itu. Hangat. Perempuan itu tidak menarik tangannya. Mereka menyeberang di antara kerumunan manusia yang terburu-buru.

Sore perlahan luruh, menyisakan semburat jingga di langit barat. Motornya terparkir di pelataran parkir. Perempuan itu naik ke boncengan tanpa ragu. Begitu motor melaju membelah keramaian kota, sepasang tangan melingkar erat di pinggangnya. Dia bisa merasakan suhu tubuh perempuan itu merambat lewat jaket parka abu-abunya. Padat. Nyata.

Dia tidak tahu masa depan seperti apa yang menanti. Mungkin akan ada tawa, mungkin juga air mata yang tumpah di bahunya bertahun-tahun kemudian. Namun, sore itu, di bawah lampu jalan yang mulai menyala, dia hanya ingin menikmati setiap detik deru mesin motor yang membawa mereka entah ke mana.

Dia tidak tahu bahwa tangan yang digenggamnya saat menyeberang jalan akan menjadi tangan yang sama yang nantinya memegang erat jemarinya saat badai hidup datang menerjang.

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Plus Exclusive Smilies 3.0 Kaskus-style Large Kaskus-style Small Standard Smilies
:welcome
:terimakasih
:tepuktangan
:tepar
:sudahkuduga
:siapgan
:semangat
:sale
:pertamax
:pencet
:paket
:nyantai
:nulisah
:monggo
:merdeka
:kangen
:jones
:insomnia
:hargapas
:goyang
:garudadidadaku
:gagalpaham
:gaasik
:dor
:cih
:ceyem
:butuhpacar
:bokek
:belumtidur
:batik
:banggapakebatik
:ayoindonesia
:ngamuk
:lemparbata
:keepposting
:hansip
:cendolgan
:bigkiss
:xmas
:wow
:wkwkwk
:wakaka
:ultahhore
:ultah
:travel
:toast
:telolet4
:telolet3
:telolet2
:telolet1
:takut
:sup:
:sup2
:sorry
:shakehand2
:selamat
:salamkenal
:salaman
:salahkamar
:request
:repost:
:repost2
:repost
:recsel
:rate5
:peluk
:omtelolet
:nyepi
:nosara
:nohope
:ngakak
:ngacir2
:ngacir
:najis
:motret
:mewek
:matabelo
:marigerak
:marah
:malu
:maafaganwati
:maafagan
:lehuga
:kts:
:kr
:kiss
:kimpoi
:ketupat
:kbgt:
:kacau:
:jrb:
:imlek2
:imlek
:ilovekaskus
:iloveindonesia
:hoax
:hn
:hammer
:hai
:games
:entahlah
:dp
:cystg
:cool
:coblos
:cipok
:cendolbig
:cendol
:cekpm
:cd:
:cd
:catchemall:
:bola
:bingung
:bigo:
:betty
:berduka
:bedug
:batabig
:babygirl
:babyboy1
:babyboy
:angpau
:angel
:2thumbup
:1thumbup
:malu2
:siul
:newyear
:alay
:hoax2
:hope
:hotrit
:lapar
:mahongintip
:mewek2
:nerd
:pertamax
:rate
:sungkem
:supermaho
:thanks2
:tkp
:Yb
:takuts
:sundulgans
:shutups
:reposts
:ngakaks
:najiss
:malus
:mads
:kisss
:ilovekaskuss
:iloveindonesias
:hammers
:cendols
:cendolb
:cekpms
:capedes
:bookmarks
:bingungs
:bettys
:berdukas
:berbusas
:batas
:bata
:armys
:addfriends
:)b
;)
:wowcantik
:tv
:thumbup
:thumbdown
:think:
:tai
:tabrakan:
:table:
:sun:
:siul
:shutup:
:shakehand
:rose:
:rolleyes
:ricebowl:
:rainbow:
:rain:
:present:
:Phone:
:Peace:
:Paws:
:p
:Onigiri
:o
:norose:
:nohope:
:ngacir:
:moon:
:metal
:medicine:
:matabelo:
:malu:
:mad
:linux2:
:linux1:
:kucing:
:kissmouth
:kissing:
:kimpoi:
:kagets:
:hi:
:heart:
:hammer:
:gila:
:genit
:fuck:
:fuck3:
:fuck2:
:frog:
:fm:
:flower:
:exclamati
:email
:eek
:doctor
:D
:cool:
:confused
:coffee:
:clock
:ck
:buldog
:breakheart
:bingung:
:bikini
:berbusa
:beer:
:baby:
:babi:
:army
:anjing:
:angel:
:amazed:
:afro:
:)
:(