Tanyakan Namaku pada Ibumu
Langit di Desa Watu Ireng sore itu berwarna ungu lebam, persis memar pada lengan orang yang baru saja dipukul batang kayu. Hujan turun menderu, menghantam kaca mobil rental yang dikendarai Kedasih dengan ritme yang…
Fragments of Memory
Langit di Desa Watu Ireng sore itu berwarna ungu lebam, persis memar pada lengan orang yang baru saja dipukul batang kayu. Hujan turun menderu, menghantam kaca mobil rental yang dikendarai Kedasih dengan ritme yang…
Langit di atas Koloni Tiga, sebuah planet yang sudah lama enggan menyebut dirinya koloni, tidak pernah benar-benar alami. Penduduk dua belas miliar jiwa itu hidup di bawah kubah buatan Direktorat Kontinuitas Atmosfer. Lembaga pemerintah…
Hujan baru saja membasuh sisa-sisa debu di Pelabuhan Tanjung Perak ketika pelanggan terakhir melangkah keluar dari toko buku kecil milik Doni. Bunyi tetes air yang menghantam kaca tua berirama, seolah mengetuk-ngetuk minta izin untuk…
Di sudut kelas yang pengap, di bangku-bangku rumah sakit yang dingin, bahkan di ruang tamu rumah mereka sendiri, orang-orang menunggu sesuatu yang sederhana. Satu kalimat. Satu saja. Namun, bagi si kembar Juni dan Jeni,…
Senyumku tak lagi berarti saat aku mendapati diriku asing bagimu Tak sudikah kau memaafkan aku sayang? Setelah laut dipenuhi dengan tetes-tetes air mataku yang tak pernah berhenti mengalir menyuarakan sesal? Bagaimana lagi harus ku…
Tersenyumlah perempuanku Lepas sejenak candamu Biarkan meluap bagai embun Menetes bersama ribuan titik-titik bening Tengoklah daku seumpama malaikat kecilmu Peri bagi pedih dan dukamu yang pernah ada Teriaklah gadisku Pekakkan saja telingaku bila inginmu…
pagi hampir pasti tengah malam lenyap beberapa jam lalu, pagi hampir pasti, azan berkejaran di udara, pecah dari satu surau ke surau yang lain tapi percakapan kita tak juga berubah azan tak juga menjadi…
Tangan kepakkan jadi sayap Melompat ringan kesana kemari Bertari riang dalam ciap-ciap Sepasang burung gereja Ketika bercerita tentang angin gelap Sesudah mentari terang Saat jendela pagi kembali terbuka Kala jiwanya seolah kehilangan nurani Merantai…