Menemukan Saudara dalam Keterbatasan

Di atas sebuah warung kecil yang terimpit di antara deretan bangunan tua di sudut kota, terpampang papan kayu bertuliskan: Anak Anjing Dijual. Tulisan sederhana itu selalu punya daya pikat, terutama bagi mata kanak-kanak yang masih menyimpan dunia penuh keajaiban.

Seorang bocah lelaki berhenti di depan warung itu. Ia berdiri lama, menatap papan tersebut dengan sorot mata yang penuh harap, lalu melangkah masuk. Dengan suara yang sedikit ragu, ia bertanya pada pemilik warung.

“Berapa harga anak-anak anjing itu, Pak?”

Pemilik warung, seorang pria tua yang telah kenyang makan asam garam kehidupan, menjawab dengan santai sambil mengelap meja. “Harganya tidak tentu. Antara tiga ratus sampai lima ratus ribu rupiah.”

Bocah itu segera merogoh kantong celananya. Ia mengeluarkan semua isinya. Koin-koin receh dan lembaran uang kusut berhamburan di telapak tangannya. “Saya hanya punya dua puluh tiga ribu tujuh ratus rupiah”, katanya dengan wajah memelas. “Apa boleh saya melihatnya dulu?”

Pria tua itu tersenyum. Ia bersiul nyaring. Dari balik kandang di belakang warung, lima ekor anak anjing mungil berlarian keluar, riang menyambut dunia. Namun, ada satu yang tertinggal. Ia berjalan lamban, menyeret kaki belakangnya dengan susah payah. Bocah itu menunjuk ke arahnya. Apa yang terjadi dengan yang itu, Pak?

Si pemilik warung menghela napas. “Kata dokter hewan, sendi pinggulnya tidak ada. Ia cacat sejak lahir. Anjing itu tidak akan pernah bisa berjalan dengan benar lagi seumur hidupnya.”

Wajah bocah itu justru berseri-seri. Ia berteriak kegirangan. “Itulah anjing yang ingin saya beli!”

Pria tua itu menggelengkan kepala. Kamu tidak perlu membelinya. Ambil saja dia secara cuma-cuma.

Mendengar itu, air muka si bocah berubah. Ia menatap tajam ke mata pria tua itu, lalu berkata dengan suara yang tegas meski masih terdengar lembut.

“Saya tidak mau diberi begitu saja, Pak. Anjing ini punya harga yang sama dengan yang lain. Saya akan bayar dua puluh tiga ribu tujuh ratus rupiah ini sekarang, dan sisanya saya akan cicil lima ribu rupiah setiap bulan sampai lunas.”

Pria tua itu menatap bocah tersebut dengan rasa sangsi yang mendalam. “Kamu yakin ingin anjing ini? Dia tidak akan pernah bisa berlari, melompat, atau bermain seperti anjing-anjing lainnya.”

Tanpa banyak bicara, si bocah menarik ujung celana kainnya ke atas. Di balik kain itu, tampak sepasang kaki kecil yang lumpuh, terbungkus besi penyangga yang besar dan dingin. Ia mendongak menatap pria tua itu, lalu menjawab dengan suara yang pelan namun penuh keteguhan.

“Bapak lihat sendiri, saya pun tidak bisa berlari dengan baik. Anjing kecil ini akan butuh seseorang yang mengerti kondisinya.”

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Plus Exclusive Smilies 3.0 Kaskus-style Large Kaskus-style Small Standard Smilies
:welcome
:terimakasih
:tepuktangan
:tepar
:sudahkuduga
:siapgan
:semangat
:sale
:pertamax
:pencet
:paket
:nyantai
:nulisah
:monggo
:merdeka
:kangen
:jones
:insomnia
:hargapas
:goyang
:garudadidadaku
:gagalpaham
:gaasik
:dor
:cih
:ceyem
:butuhpacar
:bokek
:belumtidur
:batik
:banggapakebatik
:ayoindonesia
:ngamuk
:lemparbata
:keepposting
:hansip
:cendolgan
:bigkiss
:xmas
:wow
:wkwkwk
:wakaka
:ultahhore
:ultah
:travel
:toast
:telolet4
:telolet3
:telolet2
:telolet1
:takut
:sup:
:sup2
:sorry
:shakehand2
:selamat
:salamkenal
:salaman
:salahkamar
:request
:repost:
:repost2
:repost
:recsel
:rate5
:peluk
:omtelolet
:nyepi
:nosara
:nohope
:ngakak
:ngacir2
:ngacir
:najis
:motret
:mewek
:matabelo
:marigerak
:marah
:malu
:maafaganwati
:maafagan
:lehuga
:kts:
:kr
:kiss
:kimpoi
:ketupat
:kbgt:
:kacau:
:jrb:
:imlek2
:imlek
:ilovekaskus
:iloveindonesia
:hoax
:hn
:hammer
:hai
:games
:entahlah
:dp
:cystg
:cool
:coblos
:cipok
:cendolbig
:cendol
:cekpm
:cd:
:cd
:catchemall:
:bola
:bingung
:bigo:
:betty
:berduka
:bedug
:batabig
:babygirl
:babyboy1
:babyboy
:angpau
:angel
:2thumbup
:1thumbup
:malu2
:siul
:newyear
:alay
:hoax2
:hope
:hotrit
:lapar
:mahongintip
:mewek2
:nerd
:pertamax
:rate
:sungkem
:supermaho
:thanks2
:tkp
:Yb
:takuts
:sundulgans
:shutups
:reposts
:ngakaks
:najiss
:malus
:mads
:kisss
:ilovekaskuss
:iloveindonesias
:hammers
:cendols
:cendolb
:cekpms
:capedes
:bookmarks
:bingungs
:bettys
:berdukas
:berbusas
:batas
:bata
:armys
:addfriends
:)b
;)
:wowcantik
:tv
:thumbup
:thumbdown
:think:
:tai
:tabrakan:
:table:
:sun:
:siul
:shutup:
:shakehand
:rose:
:rolleyes
:ricebowl:
:rainbow:
:rain:
:present:
:Phone:
:Peace:
:Paws:
:p
:Onigiri
:o
:norose:
:nohope:
:ngacir:
:moon:
:metal
:medicine:
:matabelo:
:malu:
:mad
:linux2:
:linux1:
:kucing:
:kissmouth
:kissing:
:kimpoi:
:kagets:
:hi:
:heart:
:hammer:
:gila:
:genit
:fuck:
:fuck3:
:fuck2:
:frog:
:fm:
:flower:
:exclamati
:email
:eek
:doctor
:D
:cool:
:confused
:coffee:
:clock
:ck
:buldog
:breakheart
:bingung:
:bikini
:berbusa
:beer:
:baby:
:babi:
:army
:anjing:
:angel:
:amazed:
:afro:
:)
:(