Tafsir Cahaya Kinanti

Malam di Taman Kota Senja selalu dingin, menyisakan embun yang menggantung di pucuk daun palem. Kinanti duduk sendiri di bangku besi yang catnya mulai mengelupas, matanya menatap langit yang hitam legam, menelan cahaya bintang yang gemetar. Angin membawa bau tanah basah dan sisa pembakaran sampah dari kejauhan. Pikiran Kinanti melayang, jauh melampaui gugusan konstelasi yang diam di atas kepala.

Seseorang duduk di ujung bangku yang lain.

“Malam cukup panjang untuk sekadar melamun, bukan?”

Kinanti menoleh. Pria itu menatap langit dengan tatapan yang sama, seolah dia sedang menghitung jarak antara kesedihan dan cahaya. Matanya teduh, menyimpan sisa sisa binar dari masa lalu yang entah di mana.

“Langit selalu punya cara untuk membuat kita merasa kecil,” sahut Kinanti.

Suara mereka lebur bersama derik jangkrik di balik semak. Pria itu, namanya Bayu, bercerita tentang teleskop tua yang dia rakit sendiri di atap rumahnya. Tentang bagaimana jarak jutaan tahun cahaya tidak pernah benar-benar memisahkan benda langit. Kinanti membalas dengan cerita tentang warna cat yang dia aduk setiap pagi, mencoba menangkap cahaya yang sama dalam kanvas.

Waktu seakan berhenti berputar.

Bayu meraih jemari Kinanti. Kulit pria itu kasar, berbau sisa besi dan sisa kopi dingin.

“Orang bilang bintang jatuh membawa janji,” bisik Bayu. “Apa keinginanmu?”

Kinanti menatap lekat ke dalam mata pria itu. Detak jantungnya terasa seperti ketukan jam dinding yang terlalu keras.

“Aku tidak meminta apa pun,” balas Kinanti pelan.

Bayu mendekat. Aroma napasnya samar, bercampur wangi tembakau dan sisa hujan. Dia berbisik tepat di depan bibir Kinanti.

“Aku memintamu sejak lama. Sebelum langit memilih tempatnya.”

Bibir mereka bertemu di bawah kanopi malam yang tak peduli pada waktu. Di sana, di antara deru kendaraan yang lewat dan lampu jalan yang redup, mereka menyadari satu hal. Ada cinta yang tidak pernah menuntut jawaban, hanya sekadar ada di sana, menunggu untuk ditemukan dalam sunyi. Sebagaimana cahaya bintang yang sampai ke bumi ribuan tahun setelah sumbernya mati, perasaan mereka pun terasa seperti sesuatu yang sudah tertulis jauh sebelum mereka lahir.

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Plus Exclusive Smilies 3.0 Kaskus-style Large Kaskus-style Small Standard Smilies
:welcome
:terimakasih
:tepuktangan
:tepar
:sudahkuduga
:siapgan
:semangat
:sale
:pertamax
:pencet
:paket
:nyantai
:nulisah
:monggo
:merdeka
:kangen
:jones
:insomnia
:hargapas
:goyang
:garudadidadaku
:gagalpaham
:gaasik
:dor
:cih
:ceyem
:butuhpacar
:bokek
:belumtidur
:batik
:banggapakebatik
:ayoindonesia
:ngamuk
:lemparbata
:keepposting
:hansip
:cendolgan
:bigkiss
:xmas
:wow
:wkwkwk
:wakaka
:ultahhore
:ultah
:travel
:toast
:telolet4
:telolet3
:telolet2
:telolet1
:takut
:sup:
:sup2
:sorry
:shakehand2
:selamat
:salamkenal
:salaman
:salahkamar
:request
:repost:
:repost2
:repost
:recsel
:rate5
:peluk
:omtelolet
:nyepi
:nosara
:nohope
:ngakak
:ngacir2
:ngacir
:najis
:motret
:mewek
:matabelo
:marigerak
:marah
:malu
:maafaganwati
:maafagan
:lehuga
:kts:
:kr
:kiss
:kimpoi
:ketupat
:kbgt:
:kacau:
:jrb:
:imlek2
:imlek
:ilovekaskus
:iloveindonesia
:hoax
:hn
:hammer
:hai
:games
:entahlah
:dp
:cystg
:cool
:coblos
:cipok
:cendolbig
:cendol
:cekpm
:cd:
:cd
:catchemall:
:bola
:bingung
:bigo:
:betty
:berduka
:bedug
:batabig
:babygirl
:babyboy1
:babyboy
:angpau
:angel
:2thumbup
:1thumbup
:malu2
:siul
:newyear
:alay
:hoax2
:hope
:hotrit
:lapar
:mahongintip
:mewek2
:nerd
:pertamax
:rate
:sungkem
:supermaho
:thanks2
:tkp
:Yb
:takuts
:sundulgans
:shutups
:reposts
:ngakaks
:najiss
:malus
:mads
:kisss
:ilovekaskuss
:iloveindonesias
:hammers
:cendols
:cendolb
:cekpms
:capedes
:bookmarks
:bingungs
:bettys
:berdukas
:berbusas
:batas
:bata
:armys
:addfriends
:)b
;)
:wowcantik
:tv
:thumbup
:thumbdown
:think:
:tai
:tabrakan:
:table:
:sun:
:siul
:shutup:
:shakehand
:rose:
:rolleyes
:ricebowl:
:rainbow:
:rain:
:present:
:Phone:
:Peace:
:Paws:
:p
:Onigiri
:o
:norose:
:nohope:
:ngacir:
:moon:
:metal
:medicine:
:matabelo:
:malu:
:mad
:linux2:
:linux1:
:kucing:
:kissmouth
:kissing:
:kimpoi:
:kagets:
:hi:
:heart:
:hammer:
:gila:
:genit
:fuck:
:fuck3:
:fuck2:
:frog:
:fm:
:flower:
:exclamati
:email
:eek
:doctor
:D
:cool:
:confused
:coffee:
:clock
:ck
:buldog
:breakheart
:bingung:
:bikini
:berbusa
:beer:
:baby:
:babi:
:army
:anjing:
:angel:
:amazed:
:afro:
:)
:(