Sebuah Sajak Kangen
Hampir tiap hari kupandang kado kecilmu dulu saat ultah ke-13... 5 tahun silam Memang sengaja kupasang tepat di atas nafasku Kujadikan ia lampu, Kuberikan ia nyawa, Agar tak terganti oleh apa pun Hafalkah kau,…
Fragments of Memory
Hampir tiap hari kupandang kado kecilmu dulu saat ultah ke-13... 5 tahun silam Memang sengaja kupasang tepat di atas nafasku Kujadikan ia lampu, Kuberikan ia nyawa, Agar tak terganti oleh apa pun Hafalkah kau,…
Dengarlah buah hatiku Lafadz yang kulantunkan di telingamu Biar mekar hatimu seperti melati Esok hari... Dengarlah buah hatiku Lepaskan tangismu Teriakkan hadirmu pada dunia Terbang! Dan hinggaplah di hati semua orang Dengan senyum dari…
Bocah di ujung lorong Depan tukang sate Madura Sepasang sinar kelaparan Meringis Terbungkuk bertekuk Itulah aku Menunggumu sejam yang lalu Sekali lagi kau tak datang Menepati janji Sekali lagi kau hindari aku Mungkin ngeri…
Orang-orang pergi-datang memburu matahari. Kota-kota dibiarkan terbakar sendiri, tak jelas apa dimaui. Para tetua hilang wibawa diam kecewa. Orang-orang melewatinya sambil terus berebut, saling mendahului ke arah berganti-berganti. Mereka berkata segala, mereka makan segala,…
Andai saja aku dapat mewarnai langit dengan lengkung lembayung… Andai saja aku mampu melukis malam dengan sinar gemintang Andai saja aku sanggup merangkai kembali puing-puing masa lalu Andai saja aku bisa menahan lajunya jentera…
Dunia kita hanya mimpi, bukan? Kita berjalan mengitari orbitnya, berputar, berkeliling, seolah-olah telah jauh jarak yang kita tempuh. Saat jalan mendaki, kupeluk rapuh tubuhmu. Saat menuruni tebing curam, kugenggam tangan mungilmu. Kita terus berjalan…
Kumenatap pada angin yang menderu gelisah ... Berharap 'kan datang badai senja itu benamkan semua tanya semua sesak semua luka BENCANA ! Burung-burung takkan pernah mampu tuk terbang lagi Api membakar sayapnya ... membara…