Layar Retak
Ketukan pena Misna beradu dengan derap langkah siswa yang meninggalkan kelas biologi. Damar melintas di depan pintu sambil menyandang tas kain. Lambaian tangan Misna membuatnya berhenti. "Ibu mendadak ke Solo sore tadi, ada urusan…
Fragments of Memory
Ketukan pena Misna beradu dengan derap langkah siswa yang meninggalkan kelas biologi. Damar melintas di depan pintu sambil menyandang tas kain. Lambaian tangan Misna membuatnya berhenti. "Ibu mendadak ke Solo sore tadi, ada urusan…
Sore itu ia datang tanpa mengetuk, langsung duduk di kursi dapur yang sama, kursi yang dulu jadi tempatnya menangis waktu masih memakai seragam putih biru. Ibunya sedang mengiris bawang. Tidak berhenti, tidak menoleh, hanya…
Kotak besi menempel di dinding stasiun, di bawah atap seng yang bocor kalau hujan turun deras. Cat oranyenya mengelupas di sana-sini, meninggalkan bercak lebih gelap seperti kulit yang lama terpanggang matahari. Di bawahnya seorang…
Celengan itu terbuat dari tanah liat, bentuknya babi gemuk dengan cat yang sudah mengelupas di bagian telinga. Icang mengeluarkannya dari balik tumpukan baju di lemari, meletakkannya di atas ubin kamar yang dingin. Ia mengangkat…
Batavia, penghujung abad sembilan belas. Malam itu hujan tak jadi-jadi. Soma berdiri di bawah bayang-bayang pabrik yang mengembuskan asap, mesin-mesin milik Meneer Van Doorn, seorang penemu yang namanya disebut orang pribumi dengan nada setengah…