Author: Tom Antarnisti
Warisan Terlarang Rumah Leluhur
Kabut tebal membungkus Desa Gema Raharja seperti kain kafan basah. Roni dan Maya berdiri di depan bangunan tua peninggalan kakek buyut Roni yang sudah lama terbengkalai. Kayu-kayu dindingnya sudah melapuk, mengeluarkan bau apek yang…
Ruang Hampa Antar Jendela
Kota tidak pernah peduli dengan kehadiran Rindra. Kota terus berdetak lewat irama lampu lalu lintas, deru angkot terakhir yang menderu pelan, dan tirai toko di Jalan Melati yang terbuka tutup seperti kelopak mata orang…
Kisah Seorang Raja
Sehari setelah naik takhta, sang raja berseru dari atas balkon istana yang agung, “Dunia ini milikku!” Rakyat yang berkumpul di alun-alun menyambut kalimat itu dengan sorak-sorai yang riuh. Ada rasa bangga di dada orang-orang…
Setelah Beberapa Lama…
Orang-orang sering menelan mentah-mentah nasihat yang manis. Mereka memuja kutipan penuh aroma bunga yang dijual lewat buku-buku motivasi picisan. Tulisan yang menjanjikan ketenangan jiwa seolah hidup adalah perjalanan di taman bunga yang terawat rapi.…
Valentine’s Day
14 Februari lagi, Valentine's Day lagi … Sudah jadi tradisi sejak dahulu kala, semua orang merayakan hari kasih sayang ini. Walaupun menurutku, yang namanya kasih sayang itu bukan cuma pada tanggal 14 Februari saja.…
Orang-Orang yang Berebut
Orang-orang pergi-datang memburu matahari. Kota-kota dibiarkan terbakar sendiri, tak jelas apa dimaui. Para tetua hilang wibawa diam kecewa. Orang-orang melewatinya sambil terus berebut, saling mendahului ke arah berganti-berganti. Mereka berkata segala, mereka makan segala,…
Nasihat Jiwaku
Jiwaku berkata dan menasihatiku agar memuaskan kehausanku dengan minum anggur yang tidak dituangkan ke dalam cangkir, yang belum terangkat oleh tangan, dan belum tersentuh oleh bibir, hingga hari itu kehausan seperti nyala redup yang…