Tag: puisi pendek

1 menit baca
Post May 26, 2005

Seorang Diri

mengapa tertawa jiwa kala api menggejolak tak ada lagi jeda dari kegilaan aku sendiri berangan memerangkap waktu dalam kurungan dendam hari-hari seperti memburu dari dengus yang meleleh dari napas panjang dari erangan tertusuk luka…

1 menit baca
Post May 13, 2005

Masih Adakah Cinta Untukku?

Di mana mereka…? Yang ketika jatuh datang menghiba Yang berharap berbagi rasa kala kekecewaan menghimpit jiwa Yang selalu berkeluh kesah tentang hidup, tentang cinta dan tentang dunia Mereka telah meraih dunianya Mereka telah berbahagia…

1 menit baca
Post May 1, 2005

Abu Abu

aku menikammu,begitu tepat di atas lukamu,perih menganga,dan merah berdarah aku mengikat tubuhmu lemah,mengoyak dada kirimu,merogoh kedalam rongganya,merenggut gumpalan jantungmu,lalu melahapnya mentah-mentah... Big Stone, 01 Mei 05

1 menit baca
Post Jan 28, 2005

Mutiaraku

kau mutiaraku, seperti seringai langit yang terik beringas mencari bening dalam gelap jiwa terlelap malam bukan tak syahdu pun bintang memendar tapi kau mutiaraku, seperti kosong mengoyak hampa hening dalam bening seringai beringas ...…

1 menit baca
Post Jul 15, 2004

Perempuan

Perempuan, sendu matamu nestapa terperangkap di wajah jiwa sekerat ikhlas termenung sejak bermusim-musim lalu seorang diri merapal harap samudera pun karam dalam peluh Sepi niscaya menikam sedang, siang malam telah musnah terkubur timbunan kenangan…

1 menit baca
Post Jul 11, 2004

Pelangi Kita Sebatas Cakrawala

Kala ku bersetubuh dengan waktu, Hanya lelah Bersimbah rasa menelan bermega sukma Bahwa, Pelangi kita sebatas cakrawala Sedangkan aku terlanjur mencintai kebiruannya Seperti langit, Atap yang tiada terjamah Terlalu biru, Kebiruan yang menenggelamkan pandangku…

1 menit baca
Post Jul 11, 2004

Sebuah Penantian

Kasih, Apakah semak terasa sesak untuk disibak dan onak makin membercak bila terinjak? Pun duri akan meradang nyeri bila menyentuh pori-pori? Bila begitu, Jalan pulang masih dekat terlihat Kasih, Telahkah gelombang membuat pasakmu gamang,…

1 menit baca
Post Jun 30, 2004

Sentir

Bapak tua berbadan renta Ringkih berjalan nestapa di dada Pacul berlumuran lumpur dipanggul di bahu Siapa keluarga dimana rumahnya ku tak tahu Hanya saja terbersit di benakku Bagaimana aku bila ku tua Si bapak…