Mencintaimu bukan sekadar romantisme, pun erotisme temporer. Ini tentang loyalisme kepada Sang Takdir. #Antz
Hari ini tepat 4 tahun kepergian Bapak. Semoga beliau mendapat tempat yang layak di Sisi-Nya. Amin. #Antz
Jangan hiraukan omongan orang yang tidak mengenal kita. Ingat, anjing biasanya menggonggong pada orang yang tidak dikenalinya. #Antz
Jatuh cintalah kepada orang yang kamu percayai, dan percayalah kepada orang yang kamu cintai. #Antz
Aku ingin mencintaimu, seperti lilin yang membakar malam² sepimu, hingga pagi membunuhnya. #Antz
Di sebuah pusara, ada rindu yang membatu. Kenangan tersulam kelam sebagai epitaf. #Antz
Selamat pagi! Selamat hari Ibu kepada para Ibu dan calon Ibu… Semoga lembut kasihmu senantiasa terangi dunia. #Antz Dadamu –IBU– adalah muara kasih sayang, tempat segala duka hanyut tak bersisa. Di dekapmu, tiada luka yang menyakiti. #Antz Aku mengenalnya sebagai… Continue Reading →
Kalau membaca judul artikel ini, anda mungkin akan teringat pada lagu milik Sheila on Seven: “Waktu yang Tepat ‘tuk Berpisah“. Bukan! Saya tidak sedang memlesetkan judul lagu band asal Yogyakarta itu. Saya serius ingin mem-posting tulisan tentang social media, sebuah… Continue Reading →
© 2026 Antarnisti — Powered by WordPress
Theme by Anders Noren — Up ↑