Teleportasi Hanyalah Mimpi Tentang Distorsi Ruang

3 menit baca

Kita semua punya keinginan liar untuk melompat dari ruang kerja langsung ke bibir pantai. Siapa yang menolak kemudahan berpindah tempat dalam sekejap mata tanpa harus bersusah payah menembus kemacetan atau antrean bandara yang menguras tenaga? Fiksi ilmiah sudah menjual mimpi ini selama berdekade. Kita dibuat percaya bahwa masa depan menyimpan kunci untuk menghilangkan jarak.

April tahun ini, dunia maya sempat geger karena pengakuan Greg Phillips dari badan penanggulangan bencana Amerika. Dia mengklaim pernah berpindah tempat secara instan ke sebuah gerai Waffle House di Georgia. Staf di restoran itu tentu saja tidak mengenal wajahnya. Phillips sendiri sedang menjalani pengobatan kanker yang berat saat kejadian itu terjadi. Dia menolak istilah teleportasi. Phillips lebih memilih kata transportasi atau translasi, istilah yang baginya terasa lebih religius dan manusiawi.

Sains punya jawaban dingin untuk semua fantasi ini.

Teleportasi manusia adalah kemustahilan hari ini. Titik.

Fisika kuantum memang membuka gerbang teleportasi, tapi skala yang dimainkan jauh dari ukuran tubuh manusia. Fisikawan berhasil mentransfer keadaan kuantum satu partikel ke partikel lain di lokasi berbeda. Fenomena ini berpijak pada keterikatan kuantum atau quantum entanglement. Dua partikel subatomik saling terhubung begitu erat sehingga informasi dari satu partikel segera memengaruhi pasangannya, terlepas dari seberapa jauh jarak yang membentang di antara mereka. Albert Einstein menyebutnya sebagai aksi hantu dari jarak jauh.

Eksperimen dimulai tahun 1993 di atas kertas. Empat tahun berselang, fisikawan di Austria berhasil melakukan teleportasi foton. Ilmuwan Australia menyusul dengan teleportasi berkas laser. Satelit Tiongkok bahkan memindahkan informasi dari luar angkasa kembali ke bumi pada 2017. Tahun 2025 menjadi saksi transmisi informasi proton melalui titik kuantum. Semua capaian ini krusial untuk masa depan komunikasi dan komputasi kuantum yang jauh lebih aman.

Mengkopi partikel tidak sama dengan menciptakan ulang manusia.

Tubuh kita tersusun atas miliaran miliar atom. Membongkar dan menyusun ulang struktur biologis serumit itu membutuhkan energi yang melampaui kemampuan teknis kita saat ini. Ada persoalan etika yang jauh lebih mengerikan daripada sekadar teknis mesin. Jika tubuh Anda disalin di tempat lain, apakah tubuh asli Anda akan hancur? Apakah hasil salinan itu adalah Anda atau sekadar duplikat tanpa nyawa? Kita berhadapan dengan pertanyaan tentang kematian dan kebangkitan yang belum memiliki jawaban pasti.

Kita belum bicara tentang risiko salah hitung. Satu kesalahan koordinat partikel bisa berarti kehancuran total atau cacat permanen. Barangkali membeli tiket pesawat ke pantai atau menyetir mobil ke kedai sarapan pagi tidaklah seburuk yang kita bayangkan selama ini.

Keinginan manusia untuk berpindah seketika sebenarnya sudah ada jauh sebelum era digital. Teks Veda dan Yoga Sutra di India menceritakan kisah menghilangnya seseorang secara spontan sebagai pencapaian spiritual tinggi. Kitab suci agama-agama besar juga mencatat peristiwa serupa. Fiksi modern seperti Star Trek terus menghidupkan mimpi ini, meskipun kalimat legendaris tentang memancarkan energi ke atas itu tidak pernah benar-benar terucap di dalam pertunjukannya.

Dunia ini memang penuh misteri. Namun, terkadang penjelasan paling logis justru lahir dari peristiwa yang paling manusiawi. Seorang surveyor tanah bernama Austin Spears pernah memberikan perspektif yang membumi soal fenomena aneh di Waffle House. Dia mengaku pernah mabuk berat dan sadar sudah berada di meja restoran tanpa tahu bagaimana caranya sampai di sana. Mungkin ada keajaiban, atau mungkin ada penjelasan yang jauh lebih sederhana yang sering kali kita tutupi dengan bumbu-bumbu cerita yang terdengar luar biasa.

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Plus Exclusive Smilies 3.0 Kaskus-style Large Kaskus-style Small Standard Smilies
:welcome
:terimakasih
:tepuktangan
:tepar
:sudahkuduga
:siapgan
:semangat
:sale
:pertamax
:pencet
:paket
:nyantai
:nulisah
:monggo
:merdeka
:kangen
:jones
:insomnia
:hargapas
:goyang
:garudadidadaku
:gagalpaham
:gaasik
:dor
:cih
:ceyem
:butuhpacar
:bokek
:belumtidur
:batik
:banggapakebatik
:ayoindonesia
:ngamuk
:lemparbata
:keepposting
:hansip
:cendolgan
:bigkiss
:xmas
:wow
:wkwkwk
:wakaka
:ultahhore
:ultah
:travel
:toast
:telolet4
:telolet3
:telolet2
:telolet1
:takut
:sup:
:sup2
:sorry
:shakehand2
:selamat
:salamkenal
:salaman
:salahkamar
:request
:repost:
:repost2
:repost
:recsel
:rate5
:peluk
:omtelolet
:nyepi
:nosara
:nohope
:ngakak
:ngacir2
:ngacir
:najis
:motret
:mewek
:matabelo
:marigerak
:marah
:malu
:maafaganwati
:maafagan
:lehuga
:kts:
:kr
:kiss
:kimpoi
:ketupat
:kbgt:
:kacau:
:jrb:
:imlek2
:imlek
:ilovekaskus
:iloveindonesia
:hoax
:hn
:hammer
:hai
:games
:entahlah
:dp
:cystg
:cool
:coblos
:cipok
:cendolbig
:cendol
:cekpm
:cd:
:cd
:catchemall:
:bola
:bingung
:bigo:
:betty
:berduka
:bedug
:batabig
:babygirl
:babyboy1
:babyboy
:angpau
:angel
:2thumbup
:1thumbup
:malu2
:siul
:newyear
:alay
:hoax2
:hope
:hotrit
:lapar
:mahongintip
:mewek2
:nerd
:pertamax
:rate
:sungkem
:supermaho
:thanks2
:tkp
:Yb
:takuts
:sundulgans
:shutups
:reposts
:ngakaks
:najiss
:malus
:mads
:kisss
:ilovekaskuss
:iloveindonesias
:hammers
:cendols
:cendolb
:cekpms
:capedes
:bookmarks
:bingungs
:bettys
:berdukas
:berbusas
:batas
:bata
:armys
:addfriends
:)b
;)
:wowcantik
:tv
:thumbup
:thumbdown
:think:
:tai
:tabrakan:
:table:
:sun:
:siul
:shutup:
:shakehand
:rose:
:rolleyes
:ricebowl:
:rainbow:
:rain:
:present:
:Phone:
:Peace:
:Paws:
:p
:Onigiri
:o
:norose:
:nohope:
:ngacir:
:moon:
:metal
:medicine:
:matabelo:
:malu:
:mad
:linux2:
:linux1:
:kucing:
:kissmouth
:kissing:
:kimpoi:
:kagets:
:hi:
:heart:
:hammer:
:gila:
:genit
:fuck:
:fuck3:
:fuck2:
:frog:
:fm:
:flower:
:exclamati
:email
:eek
:doctor
:D
:cool:
:confused
:coffee:
:clock
:ck
:buldog
:breakheart
:bingung:
:bikini
:berbusa
:beer:
:baby:
:babi:
:army
:anjing:
:angel:
:amazed:
:afro:
:)
:(