Nonton Bola Membuat Kamu Lebih Peka

Dinding pertahanan kaum Adam selama ini begitu tebal. Mereka menyimpan rahasia di balik kerah kemeja yang kaku dan rahang yang terkatup rapat. Mental Health Foundation datang membawa kabar mengejutkan. Mereka menuding lapangan hijau sebagai pelunak hati. Pria-pria keras mendadak menjadi melankolis saat wasit meniup peluit.

Dua pertiga pria dalam survei mengaku lebih berani mengumbar emosi. Tiga perempat dari mereka tidak lagi merasa risi memeluk kawan saat gol tercipta. Kehangatan itu muncul di tribun penonton. Andrew McCulloch, sang kepala yayasan, menyebut ini sebuah kemajuan. Pria-pria ini mulai berani bersuara tentang isi kepala mereka yang selama ini terpendam.

Namun, mari jujur menatap kenyataan.

Dua pertiga pria memilih menonton pertandingan daripada bercinta dengan pasangannya. Seperempat lainnya rela meninggalkan meja kerja demi layar televisi. Lebih gila lagi, sebagian besar lebih memilih melewatkan momen kelahiran anak pertama demi menonton partai final. Mereka menukar peristiwa paling sakral dalam hidup dengan dua puluh dua orang yang mengejar kulit bundar. Sebuah prioritas yang sangat manusiawi, bukan?

Piala Dunia mengubah segalanya. Mereka meminum alkohol hingga mabuk agar semangat meluap. Padahal, botol-botol itu hanya menjanjikan kecemasan dan depresi di ujung malam. Mereka tetap menegaknya. Mereka mencari pembenaran lewat turnamen.

Sandy Wolfson dari Universitas Northumbria ikut bertepuk tangan. Ia melihat sepakbola sebagai lem perekat sosial. Pria-pria yang tadinya bisu menjadi fasih berbicara tentang strategi manajer atau bakat pemain bintang. Mereka menemukan teman baru. Mereka membangun percakapan yang tidak berarti di kedai kopi. Sepakbola menjadi bahasa universal bagi mereka yang kehilangan topik pembicaraan di meja makan.

Kita merayakan sepakbola sebagai pembebas emosi. Kita memuji pria yang menangis di stadion karena timnya kalah. Kita memuja mereka yang lebih memilih bola daripada anak sendiri. Mungkin memang seperti ini bentuk kewarasan laki-laki zaman sekarang. Mereka butuh lapangan hijau untuk belajar menjadi manusia.

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Plus Exclusive Smilies 3.0 Kaskus-style Large Kaskus-style Small Standard Smilies
:welcome
:terimakasih
:tepuktangan
:tepar
:sudahkuduga
:siapgan
:semangat
:sale
:pertamax
:pencet
:paket
:nyantai
:nulisah
:monggo
:merdeka
:kangen
:jones
:insomnia
:hargapas
:goyang
:garudadidadaku
:gagalpaham
:gaasik
:dor
:cih
:ceyem
:butuhpacar
:bokek
:belumtidur
:batik
:banggapakebatik
:ayoindonesia
:ngamuk
:lemparbata
:keepposting
:hansip
:cendolgan
:bigkiss
:xmas
:wow
:wkwkwk
:wakaka
:ultahhore
:ultah
:travel
:toast
:telolet4
:telolet3
:telolet2
:telolet1
:takut
:sup:
:sup2
:sorry
:shakehand2
:selamat
:salamkenal
:salaman
:salahkamar
:request
:repost:
:repost2
:repost
:recsel
:rate5
:peluk
:omtelolet
:nyepi
:nosara
:nohope
:ngakak
:ngacir2
:ngacir
:najis
:motret
:mewek
:matabelo
:marigerak
:marah
:malu
:maafaganwati
:maafagan
:lehuga
:kts:
:kr
:kiss
:kimpoi
:ketupat
:kbgt:
:kacau:
:jrb:
:imlek2
:imlek
:ilovekaskus
:iloveindonesia
:hoax
:hn
:hammer
:hai
:games
:entahlah
:dp
:cystg
:cool
:coblos
:cipok
:cendolbig
:cendol
:cekpm
:cd:
:cd
:catchemall:
:bola
:bingung
:bigo:
:betty
:berduka
:bedug
:batabig
:babygirl
:babyboy1
:babyboy
:angpau
:angel
:2thumbup
:1thumbup
:malu2
:siul
:newyear
:alay
:hoax2
:hope
:hotrit
:lapar
:mahongintip
:mewek2
:nerd
:pertamax
:rate
:sungkem
:supermaho
:thanks2
:tkp
:Yb
:takuts
:sundulgans
:shutups
:reposts
:ngakaks
:najiss
:malus
:mads
:kisss
:ilovekaskuss
:iloveindonesias
:hammers
:cendols
:cendolb
:cekpms
:capedes
:bookmarks
:bingungs
:bettys
:berdukas
:berbusas
:batas
:bata
:armys
:addfriends
:)b
;)
:wowcantik
:tv
:thumbup
:thumbdown
:think:
:tai
:tabrakan:
:table:
:sun:
:siul
:shutup:
:shakehand
:rose:
:rolleyes
:ricebowl:
:rainbow:
:rain:
:present:
:Phone:
:Peace:
:Paws:
:p
:Onigiri
:o
:norose:
:nohope:
:ngacir:
:moon:
:metal
:medicine:
:matabelo:
:malu:
:mad
:linux2:
:linux1:
:kucing:
:kissmouth
:kissing:
:kimpoi:
:kagets:
:hi:
:heart:
:hammer:
:gila:
:genit
:fuck:
:fuck3:
:fuck2:
:frog:
:fm:
:flower:
:exclamati
:email
:eek
:doctor
:D
:cool:
:confused
:coffee:
:clock
:ck
:buldog
:breakheart
:bingung:
:bikini
:berbusa
:beer:
:baby:
:babi:
:army
:anjing:
:angel:
:amazed:
:afro:
:)
:(