Tag: puisi melankolis
Seorang Diri
mengapa tertawa jiwa kala api menggejolak tak ada lagi jeda dari kegilaan aku sendiri berangan memerangkap waktu dalam kurungan dendam hari-hari seperti memburu dari dengus yang meleleh dari napas panjang dari erangan tertusuk luka…
Masih Adakah Cinta Untukku?
Di mana mereka…? Yang ketika jatuh datang menghiba Yang berharap berbagi rasa kala kekecewaan menghimpit jiwa Yang selalu berkeluh kesah tentang hidup, tentang cinta dan tentang dunia Mereka telah meraih dunianya Mereka telah berbahagia…
Abu Abu
aku menikammu,begitu tepat di atas lukamu,perih menganga,dan merah berdarah aku mengikat tubuhmu lemah,mengoyak dada kirimu,merogoh kedalam rongganya,merenggut gumpalan jantungmu,lalu melahapnya mentah-mentah... Big Stone, 01 Mei 05
Mutiaraku
kau mutiaraku, seperti seringai langit yang terik beringas mencari bening dalam gelap jiwa terlelap malam bukan tak syahdu pun bintang memendar tapi kau mutiaraku, seperti kosong mengoyak hampa hening dalam bening seringai beringas ...…
Perempuan
Perempuan, sendu matamu nestapa terperangkap di wajah jiwa sekerat ikhlas termenung sejak bermusim-musim lalu seorang diri merapal harap samudera pun karam dalam peluh Sepi niscaya menikam sedang, siang malam telah musnah terkubur timbunan kenangan…
Sebuah Penantian
Kasih, Apakah semak terasa sesak untuk disibak dan onak makin membercak bila terinjak? Pun duri akan meradang nyeri bila menyentuh pori-pori? Bila begitu, Jalan pulang masih dekat terlihat Kasih, Telahkah gelombang membuat pasakmu gamang,…
Kerinduan
Semuanya terasa sepi dan hening, biarpun aku merasa dunia ini tetap berputar. Kehampaan itu melihat ke dalam hatiku. Tanpa kusadari aku terasa kosong. Aku seperti dibohongi hidup karena kehidupan yang memisahkan hatiku dan hatinya.…
Duhai Juwita
Lidah bergerak kelu Seru sebaris namamu Tangan menggapai lemah Raih sebayang wajah Hati terengkuh duka Merayap perih selaksa Mengembang gurat luka Tangis terbawa serta Musnah rasa mengeruh Patah rasa meluruh Kecewa resah bermancur Nestapa…