Author: Tom Antarnisti

People call me WEIRD because I love being lonely with no one around me.
3 menit baca
Post May 26, 2008

Pendar Redup Kamar Tiga Belas

Kamar sewaan nomor tiga belas itu telanjur berbau apek pelitur murah, bersikeras menahan sisa-sisa napas penghuni lama yang hengkang tanpa sempat berpamitan. Tiga bulan ruangan ini telantar, menjadi sarang debu sebelum akhirnya Kirana datang…

5 menit baca
Post Apr 8, 2008

Demam Berdarah Dengue

Penyakit Demam Berdarah atau Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) ialah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Kedua jenis nyamuk ini terdapat hampir di seluruh pelosok…

2 menit baca
Post Apr 8, 2008

SADARI: Periksa Payudara Sendiri

Semakin cepat kita dapat mendeteksi terjadi kanker, semakin baik pula harapan kesembuhannya. Demikian pula halnya dengan kanker payudara. Karena itu, jangan segan untuk melakukan pemeriksaan sedini mungkin. Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Karena…

3 menit baca
Post Mar 30, 2008

Dinamika Hacking

Baru baca postingan dari cosaaranda.com, blog milik salah satu publisher adsense tersukses di Indonesia. Cak Cosa curhat mengenai website imagecows.com, sebuah webiste image sharing milik beliau, yang sedang bermasalah dengan pihak webhosting-nya dan sempat…

4 menit baca
Post Feb 9, 2008

Klise Film Terbakar Buruh Cuci Foto

Kota Jakarta tidak pernah sungguh-sungguh tidur, namun ada satu jam khusus setiap dini hari ketika ia berpura-pura mati. Biasanya sandiwara itu bermula antara pukul dua hingga menjelang subuh, saat aspal Jalan Kramat Raya menyisakan…

6 menit baca
Post Jan 13, 2008

Rokok Kretek Arya

Hujan di kawasan Senen malam itu turun seolah-olah langit sedang melunasi utang masa lalu, menghapus segala warna dan menyisakan gemuruh yang memantul di aspal berlubang. Bau bensin campur air parit naik ke udara, menyengat…

5 menit baca
Post Dec 10, 2007

Tamu Tanpa Wajah

Pukul dua belas lewat lewat sedikit. Kota Jakarta sedang mati suri, terjebak dalam kebisuan yang sudah tertebak. Detektif Mako merenung di balik meja kerjanya yang berantakan, menatap berkas-berkas perkara yang berantakan seperti susunan kartu…