Temukan saya sekarang, sebelum orang lain melakukannya!
Haruki Murakami
Author: Tom Antarnisti
Temukan saya sekarang, sebelum orang lain melakukannya!
Haruki Murakami
Dongeng Kesejahteraan dari Ujung Timur Indonesia
Republik ini gemar sekali mengulang dongeng lama tentang kesatuan yang sakral dan harga mati. Mereka menunjuk sejarah tahun enam puluh sembilan sebagai bukti mutlak. Pepera dianggap sebagai pintu gerbang sukarela yang direstui dunia, seolah…
Melawan Senyap Samudra Luas
Langit di atas Laut Banda saat itu seperti lukisan yang belum selesai. Masih ada sisa-sisa warna jingga, namun laut sudah menelan segalanya dalam warna kelabu yang purba. Di dalam kokpit pesawat pengintai yang tersisa,…
Eko Yuli Irawan, Pahlawan Sesungguhnya
Kita punya seratus tujuh puluh sembilan orang pahlawan yang sudah tercatat dalam buku sejarah sebagai manusia suci yang pantas diteladani. Mereka adalah artefak kebanggaan yang dipajang di ruang tamu nasional, sementara di meja kerja,…
Aku Nonmuslim
Malam minggu di Karangwangsa. Tirta memetik senar gitar asal-asalan. Sumbang. Di kamar sebelah, televisi tabung Jaka meraung-raung. Dari ujung selasar, dangdut koplo buruh pabrik otomotif berdentum liar. Pintu-pintu terbuka. Semua orang merayakan kebebasan akhir…
Stop Fanatisme dan Kebencian di Lapangan Hijau!
Sepak bola Indonesia kembali mempertontonkan wajah aslinya yang penuh noda. Di negeri ini, lapangan hijau berubah menjadi arena gladiator di mana nyawa manusia menjadi taruhan murah bagi fanatisme buta. Haringga Sirila tewas dengan cara…
Komedi Tiga Menit Panggung Pilkada Tulungagung
Politik negeri ini tidak ubahnya panggung sandiwara. Kita duduk di kursi penonton, menyaksikan drama yang terkadang membuat darah mendidih karena kemarahan, namun di saat lain membuat kita tertawa getir melihat betapa bodohnya skenario yang…
Anak-Anak Tuhan
Entah sudah berapa lama Tirta terpaku di atas kursi rotan kusam itu. Seindah apa pun angin sore Karangwangsa berembus, sekeras apa pun tawa Jaka memecah sepi, separuh hatinya tetap lumat. Kepergian Nadya adalah pukulan…
Secangkir Teh Manis Buatan Tirta
Sore merayap turun. Selembar amplop putih berkop tinta biru mendarat tepat di atas hidung Tirta. Nyawanya belum terkumpul genap, masih tercecer di antara sisa mimpi buruk tentang kejaran mandor pabrik. Sambil mengumpat pelan, dia…