Apabila ditelusuri lebih mendalam ternyata semua album Dewa mengandung simbol-simbol Yahudi. Siapakah sebenarnya Dewa dan Ahmad Dhani?
1. Album DEWA 19 (1992)
Di cover depannya ada gambar piramid yang atasnya disamarkan, tapi jika diperbesar akan tampak ada sesuatu di puncaknya. Ini mirip dengan lambang gerakan rahasia Zionisme (Iluminati). Bandingkan dengan gambar piramid Yahudi yang terdapat dalam lembaran One Dollar AS.


Piramida melambangkan kekuatan dan stabilitas pemerintah. Tanggal kelahiran negara, “1776,” diukir dalam angka Romawi di dasar piramida.
Mata, yang disebut mata pemeliharaan ilahi, melambangkan mata Tuhan yang mengawasi. Cahaya yang mengelilingi mata menunjukkan kemuliaan-Nya.

Dua motto Latin muncul di bagian belakang segel. Motto atas, Annuit coeptis, berarti Dia (Tuhan) telah memberkati usaha kita. Motto bawah, Novus ordo seclorum, berarti tatanan baru zaman, merujuk pada pendirian sistem pemerintahan mandiri Amerika yang unik.
2. Album TERBAIK-TERBAIK (1995)
Terpampang simbol Dewa RA (Dewa Matahari Dalam Mitologi Mesir Kuno). Dewa Ra diklaim Yahudi sebagai salah satu dewa mereka. Di Sinagog lambang ini lazim dipajang. Selain itu, dalam album yang sama ada pula gambar satu halaman Protocol of Zions dalam bahasa Ibrani.

Ridwan Saidi (pakar Zionisme) yang menguasai bahasa Ibrani menegaskan, “Ini jelas diambil dari satu gambar Protocol of Zions, karena diatas lembaran itu ada judul dan logo. Ini tidak ada dalam Taurat ataupun Talmud.”
Lalu ada simbol lingkaran dengan titik di tengahnya, dimana personil Dewa berdiri dibawahnya. Simbol ini lazim dikenal sebagai simbol Mata Setan yang menguasai dunia (evil eye), sebuah simbol Yahudi. Di bagian lain dalam album yang sama, simbol mata setan juga dimuat.
3. Album The Best of Dewa 19 (1999)
Di pinggiran disc-nya terdapat simbol panah dan garis lurus yang saling memotong seperti salib. Lambang garis tersebut sebenarnya sinar yang saling memotong. Ini salah satu simbol dari gerakan Freemansonry Lambang sinar yang saling memotong ini secara “kreatif” juga terdapat dalam cover kaset bagian dalam dan depan secara keseluruhan.

4. Album Bintang Lima (2000)
Gambar sayap lazim dipakai sebagai salah satu simbol gerakan perkumpulan Theosofie Yahudi.

5. Album Cintailah Cinta (2002)
Cover depan album Dewa ini memuat secara mencolok simbol Eye of Horus. Horus adalah Dewa Burung dalam mitologi Mesir Kuno. Sama seperti Dewa Ra, Yahudi juga mengklaim Horus merupakan salah satu dewa mereka. Di cover dalam juga terdapat simbol yang sekilas mirip mata, tapi sebenarnya merupakan contekan habis salah satu simbol yang terdapat dalam buku The Secret Language of Symbol yang disarikan dari kitab Yahudi, Taurat. Simbol ini biasa disebut Femina Geni. Masih dalam album ini, juga terdapat beberapa simbol-simbol mata, yang merupakan salah satu simbol Gerakan Freemasonry.

6. Album Atas Nama Cinta I & II (2004)
Lambang sayap yang merupakan lambang resmi Dewa dimuat dalam album live ini dengan latar belakang hitam kelam.

7. Album Laskar Cinta (2005)
Inilah album ketujuh Dewa yang akhirnya menjadi batu sandungan dan membuka selubung semua album-album Dewa sebelumnya yang sarat dengan kampanye simbol dan lambang Yahudi. Selain lambang Allah yang dimuat tidak sebagaimana mestinya, tipologi huruf “Laskar Cinta” pun mengambil dari pola huruf Ibrani.
“Pola huruf tulisan Laskar Cinta diambil dari pola huruf Ibrani,” ujar Ridwan Saidi seraya membuka kitab Taurat berbhs Ibrani asli dari Israel.
Di bawah lagu berjudul “Satu” (album Laskar Cinta), berisi ajaran sesat yang mengatakan ada kesatuan wujud antara Sang Khaliq dengan mahluk-Nya. Dalam bahasa Syekh Siti Jenar atau Al Hallaj, paham ini disebut “Manunggal ing kawulo Gusti”. Parahnya, ini seakan dibenarkan sendiri oleh Ahmad Dhani dengan menulis di bawah lirik lagu tersebut dalam cover versi kaset, “THANKS TO: AL-HALLAZ”.

Dalam album yang sama versi CD, di bawah lirik lagu “Satu”, ditulis Ahmad Dhani, “THANKS TO: SYEKH LEMAH ABANG”, yang tak lain adalah nama lain dari Syekh Siti Jenar.
Siapakah Ahmad Dhani?
Di Album tertulis: DHANI THANKS TO:…. JAN PIETER FREDERICH KOHLER (THANKS FOR THE GEN). Dhani berterima kasih kepada: Jan Pieter Frederich Kohler (Terima kasih atas darah keturunannya).
“Merunut dari silsilah keluarga, Jan Pieter Frederich Kohler adalah kakek Dhani (dari pihak Ibu) yang berkebangsaan Jerman. ‘Kohler’ adalah nama keluarga, sejenis marga. Jadi jelaslah, Dhani punya kebanggaan akan darah darah keturunannya itu,” ujar pengamat Zionisme H. Ridwan Saidi.
Bisa jadi, sebab itulah dalam berbagai kesempatan show-termasuk ketika manggung di Trans TV yang menginjak-injak karpet dengan motif logo Allah yang kontroversial itu, Dhani Dewa mengenakan kalung Bintang David, simbol Zionis-Israel.
Bermula dari kasus kontroversial logo Allah, terkuaklah misteri dibalik (Dhani) Dewa. Dalam album-album Dewa, bertebaran gambar dan simbol-simbol Yahudi.
“Ada apa ini? Dalam album-album selanjutnya Dewa juga banyak memuat logo dan simbol-simbol Zionis. Ini harus dilacak, ada apa di belakang Dewa?” papar Ridwan Saidi.
“Saya sebagai orang yang telah lama mempelajari Zionisme berani menyatakan jika ini merupakan usaha penyebaran simbol-simbol Yahudi terbesar sepanjang sejarah Indonesia!” tandas Ridwan.
Wallahu’alam…
*) Sumber: Majalah Saksi Edisi Mei 2005
“ngurus dapur biar berasap tiap hari aja,,,,, ga usah urusin orang lain.
belum tentu ente lebih baik dari orang lain.”
“sudah….sudah….
biarkanlah mereka berjalan dengan sendiriny,,sesuai kepercayaan masing2…
toh,,,yg akan nanggung cm dy j”
“assalamu’alaikum wr.wb
Sebagai umat islam itu, kita wajib berstu bwt memerangi ke munkaran didunia ini apa lg di Indonesia ini.
so………..
Menurut ana, lebih baik antum semua ( muslim/ muslimah ) rahimakumullah………..
bergandengan tangan dan memperkuat tameng islam kita.
Kita jaga org2 yg kita sygi dan cintai.
Tw gk?
Surga itu luas bgt, jgn egois deh………
ajak org2 yg kita sygi dan cintai untuk dekat dengan Allah dan berbuat amal ma’ruf nahi munkar di dunia.
Jangan silau akan dunia doank.
afwan minkum…….
(Allahu’alam)
wassalamu’alaikum.wr.wb”
“Yah itulah kehidupan. ada yang mendengar dan ia taat. ada yang mendengar tapi ia melanggarnya. Mungkin mereka menganggap bahwa masyarakat tidak akan pernah tahu tentang sebuah pergerakan yang disebut dengan “”KABALLAH””…….
Maka kepada teman-teman baik yang se aqidah ataupun tidak tetaplah berjuang dan berkarya….karena kehidupan ini hanya sementara.”
“persoalan dugaan ahmad dhani Yahudi, memang benar ia ada turunan Yahudi.
makanya jangan beli atau setel lagu-lagunya..jelas ia punya hati dengan yahudi. karena bangga dengan gennya
boikot lagu Dhani..memuakan”
walaupun tidak sengaja atau tidak tau / ndak pernah liat , kesukaan kita/hobi/tingkah laku kita kadang-kadang meniru-niru mereka. sesuai dengan kepribadian kita. untuk itu perlu kita ketahui siapa yang kita taati dan kita jadikan contoh. Oleh karena itu Taatilah Allah SWT Sang Pencipta dan Rasul-Nya
“siapakah di antara rekan2 yang tahu isi hati n keimanan seseorang..
Saya rasa suka adlah urusan perorangan, tpi bkan berarti kita harus menghakimi dan mengklaim bahwa dani ahmad kafir atau yahudi..
Ingat! masalah keimanan adalah masalah indifidu dengan tuhan..
Semoga bisa kita renungkan”
“yg berbau penyemba aliran setanisme harus di beri..pelajaran ..
apa lagi buat si pengikut djaal..harus di bunu…aya..biar tdk banyak merussak kaum mudakita …apa lgi propaganda mereka makin menjadi2…salam buat pengagum dewa..hati2 terjerumus kelembah hitam …”
Jika hal ini memang bnar, dan skrg kta sdah tahu akn hal itu, maka sebgai umat islam, jauhilah, , malah kalau kita bsa menghntikn.a ,hentikanlah, namun apa bleh bwt ,kita hanya rakyat, bkan pmrintah, jd lakukanlah apa yg bsa kita lakukan untk mgtasi hal ini, perkuat iman kita, jgn sampai kita menjadi umat islam yg terpecah belah, karna itu yg dnanti2 “mereka”. Mari kta bersatu!
kok …repot2 ngurusin ahmad dani,yang penting ia kreatif dan aku sangat menikmati buah karyanya.