Sudikah?
Engkaulah dia Yang semburat merah menggurat pipinya Di balik tirai jendela seberang sana Sudikah engkau, Temaniku melukis bianglala di langit nan muram itu? Merangkum remah-remah kisah yang tercecer di masa lalu Merangkai aksara yang…
Fragments of Memory
Engkaulah dia Yang semburat merah menggurat pipinya Di balik tirai jendela seberang sana Sudikah engkau, Temaniku melukis bianglala di langit nan muram itu? Merangkum remah-remah kisah yang tercecer di masa lalu Merangkai aksara yang…
seperti anak panah waktu melesat tak henti sejarah beku berlumut tertinggal jauh di belakang rasanya baru kemarin ketika mata saling menatap di balik barisan buku-buku… pertemuan kita yang pertama! rasanya seperti mimpi ketika kubelai…
Pernah, mencintaiTapi tak dicintaiPernah, dicintaiTapi tak mencintaiPernah, mencintai dan dicintaiTapi takdir meleraiMemang sengaja kutuliskanKetika hujan menghapus debu sisa semalamSembari mendengar lagu kenanganLirik-lirik romantis warisan masa silam*** TAK DILANJUTKAN!*** Satu persatu gambaran kemarin melayang dalam…
"hidup itu sebuah teka-teki" renung saya di muram senja itu menghirup habis secangkir kopi buatan kamu hingga ampas dia membuat saya tersedak saya hanya ingin menjalani dia tanpa janji, tidak lebih! saya akan menjalani…
kau tanyakan cinta pagi itu ketika riuh anak sekolah bersiap-siap menyambut hari pertama di kelas baru ketika deru angkutan kota berlomba di lintasan yang kian sempit cinta: "apa yang dapat kau jawab?" pernah, waktu…
Mungkin justru ketidaksempurnaan kitalah yang membuat kita begitu sempurna satu sama lain.
Jane Austen