3 menit baca
Post
Aug 9, 2026
Kain Ihram
Panas menggigit ubun-ubun. Riandi Irawan berjalan pelan di antara jutaan kepala yang bergerak searah, pulang dari jumrah menuju maktab. Kerikil kecil masih menempel di sela sandalnya, ikut terseret setiap langkah. Di tepi jalan, seorang…