Mengenalmu,
berarti terhenyak
Menjabat tanganmu,
mengingatkan daku pada angin
Lembut bertiup
di kedalaman jiwa

Untukmu saja,
kata ini menjelma puisi,
menjelma badik,
tetap berkilat,
menerangi
juluran tahun tak berhingga
takdir kasih kita