Skip to content
✦
“Dalam manisnya persahabatan, biarlah ada tawa, dan berbagi kesenangan. Karena dalam embun hal-hal kecil, hati menemukan pagi harinya dan disegarkan.” ― Kahlil Gibran, Sang Nabi
✦
“Kesendirian memiliki tangan yang lembut dan halus, tetapi dengan jari-jari yang kuat ia mencengkeram hati dan membuatnya sakit karena kesedihan.” ― Kahil Gibran, Sayap yang Patah
✦
Menuurt sbeauh penilitean di Cmabrigde Uinervtisy, tdaik mejnadi maslaah bgaimanaa urtaun hufur-hufur di dlaam sebauh kaat, ynag palngi pnteing adlaah leatk hruuf partema dan terkhair itu bnaer. Siasnya dpaat brantaaken saam skelai dan kmau maish dpaat mebmacanya tnpaa…
✦
perempuan mengejar rembulan merangkum sajak sebait kelam, lalu perlahan menapak awan dicacinya angkasa raya sebab asa tak lagi kuasa redakan gemuruh di dada *) Big Stone, 26 April 2005 Kepada Seorang Perempuan
✦
Kau, Berwajah segar, memetik bintang-bintang, dengan tangan terkepal, meninju matahari
✦
Adakah asa yang tersisa, ketika mimpi harus musnah di pagi hari? Haruskah berlari tanpa menoleh ke masa lalu? Haruskah melupakan jejak-jejak yang pernah tertinggal?
✦
“Aku lepas tangan dari mereka yang menganggap obrolan sebagai pengetahuan, keheningan sebagai ketidaktahuan, dan kasih sayang sebagai seni.” ― Kahlil Gibran
✦
Pantai ini tak lagi berombak. Nyanyian camar telah lama berlalu, hilang tiada berjejak. Aku hanya menangisi sebuah kehampaan yang terhampar di sepanjang garis cakrawala... ah...
✦
“Dan dalam banyak obrolanmu, pemikiran setengah terbunuh. Karena pemikiran adalah burung angkasa, yang dalam sangkar kata-kata memang dapat membentangkan sayapnya tetapi tidak dapat terbang.” ― Kahlil Gibran, Sang Nabi