Pangeran Ramadinejad
Tiada puisi buatmu Sebab kutak mampu lagi berkata Ketika kupandang bening kejora itu Kau membuatku lupa... Hanya satu doaku kini Jadilah kau setegar sang pemimpin bangsa Persia Jadilah kau sang pemberani Menghantam karang yang…
Fragments of Memory
Tiada puisi buatmu Sebab kutak mampu lagi berkata Ketika kupandang bening kejora itu Kau membuatku lupa... Hanya satu doaku kini Jadilah kau setegar sang pemimpin bangsa Persia Jadilah kau sang pemberani Menghantam karang yang…
Tersenyumlah perempuanku Lepas sejenak candamu Biarkan meluap bagai embun Menetes bersama ribuan titik-titik bening Tengoklah daku seumpama malaikat kecilmu Peri bagi pedih dan dukamu yang pernah ada Teriaklah gadisku Pekakkan saja telingaku bila inginmu…
pagi hampir pasti tengah malam lenyap beberapa jam lalu, pagi hampir pasti, azan berkejaran di udara, pecah dari satu surau ke surau yang lain tapi percakapan kita tak juga berubah azan tak juga menjadi…
Tangan kepakkan jadi sayap Melompat ringan kesana kemari Bertari riang dalam ciap-ciap Sepasang burung gereja Ketika bercerita tentang angin gelap Sesudah mentari terang Saat jendela pagi kembali terbuka Kala jiwanya seolah kehilangan nurani Merantai…
Aku coba melukis rona Dalam mata sang kekasih yag bening Mengintip lorong panjang sukma Dengan kepakan lincah tangan bersayap Kupu-kupu yang berterbangan Menjelma sajak indah dalam gulungan daun Bersimpuh di taman hatimu Rindangkan jiwa…
Rebah dalam pelukan penat menyandar jiwa sesaat Mengharap mimpi 'kan indah hempas segala resah Malam menyanyikan lagu alunan dendang mendayu Lelapkan tidurku sesaat 'tuk raga yang tersayat Esok mentari boleh datang pulang bawa bebayang…